Polri Analisa CCTV di Lokasi Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Puslabfor dan Inafis Mabes Polri saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kebakaran yang melanda Gedung Utama Kejaksaan Agung di Jalan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2020. Olah TKP tersebut dilakukan oleh Tim Puslabfor dan Inafis Mabes Polri untuk untuk menganalisis konstruksi bangunan bekas terbakar dan mencari tahu penyebab kebakaran di gedung tersebut. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Tim Puslabfor dan Inafis Mabes Polri saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kebakaran yang melanda Gedung Utama Kejaksaan Agung di Jalan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2020. Olah TKP tersebut dilakukan oleh Tim Puslabfor dan Inafis Mabes Polri untuk untuk menganalisis konstruksi bangunan bekas terbakar dan mencari tahu penyebab kebakaran di gedung tersebut. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Laboratorium Forensik Mabes Polri mengambil rekaman kamera pengawas atau CCTV di sejumlah lokasi bekas kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung.

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono menuturkan rekaman CCTV itu bakal dianalisa untuk mengetahui penyebab kebakaran.

    "Jadi hari ini tim kembali melaksanakan pengecekan dan mengambil CCTV di beberapa lokasi untuk dianalisa," ujar Argo saat dikonfirmasi pada Selasa, 25 Agustus 2020. Selain itu, tim kembali mengambil sampel abu di 15 titik lokasi sebagai tambahan dari yang sebelumnya sudah dibawa.

    Argo mengatakan nantinya sampel abu itu bakal mengungkap penyebab kebakaran. Selain itu, tim juga melakukan penyisiran di seluruh area bangunan yang terbakar. "Mulai dari lantai 1 hingga lantai 6 gedung Kejaksaan Agung," ucap Argo.

    Sebagaimana diketahui, kebakaran terjadi di Gedung Utama Kejaksaan Agung pada 22 Agustus 2020 malam sekitar pukul 19.10 WIB. Sebanyak 65 mobil pemadam dikerahkan untuk meredam kobaran api.

    Gedung yang terbakar merupakan kantor Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, Biro Perencanaan dan Keuangan, Biro Pembinaan, Intelijen, dan Biro Kepegawaian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

    Baca juga: Renovasi Gedung Kejaksaan Agung Ikuti Mekanisme Balai Pelestarian Cagar Budaya

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.