Di Hadapan Pelaku UMKM, Jokowi Sebut Vaksin Covid-19 akan Tersedia Januari 2021

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Kepala Divisi Produksi Farmasi Hikmat Alitamsar (kiri) meninjau fasilitas produksi gedung 43 yang nantinya akan digunakan untuk memproduksi vaksin COVID-19, di kantor Bio Farma, Bandung, Selasa, 11 Agustus 2020. ANTARA/dok PT Bio Farma

    Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Kepala Divisi Produksi Farmasi Hikmat Alitamsar (kiri) meninjau fasilitas produksi gedung 43 yang nantinya akan digunakan untuk memproduksi vaksin COVID-19, di kantor Bio Farma, Bandung, Selasa, 11 Agustus 2020. ANTARA/dok PT Bio Farma

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan vaksin Covid-19 akan tersedia pada Januari 2021. Ia mengatakan Pemerintah akan memproduksi vaksin mulai Desember 2020.

    "Semuanya memang masih berada pada kondisi sulit karena pandemi Covid-19, karena virus korona. Kita mungkin Inshaallah nanti akan kembali pada posisi normal setelah penduduk semuanya divaksinasi," kata Jokowi di hadapan para pelaku usaha mikro di Aceh pada Selasa, 25 Agustus 2020.

    Kondisi tersebut mendasari pemerintah untuk memberikan bantuan berupa Bantuan Presiden atau Banpres Produktif. Bantuan tersebut berupa hibah dengan besaran Rp 2,4 juta yang ditujukan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil.

    "Hari ini diberikan di lingkungan kita sebanyak 200 lebih pelaku usaha mikro dan kecil. Tapi nanti sampai akhir September akan diberikan kepada 12 juta pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh Tanah Air," kata dia.

    Di penghujung sambutannya, ia mengingatkan para pelaku usaha yang hadir langsung maupun yang mengikuti acara secara virtual untuk senantiasa menaati protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

    "Jangan lupa kepada bapak ibu semuanya, kepada keluarga, kepada tetangga-tetangga kita untuk ke mana pun masker digunakan, jaga jarak, jangan masuk ke kerumunan yang terlalu banyak dan berhimpitan, kalau habis berkegiatan segera cuci tangan. Itu cara kita agar terhindar dari Covid-19," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.