Kasus Djoko Tjandra, Polri: Tommy Sumardi Hadir Penuhi Pemeriksaan Hari Ini

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Argo Yuwono melakukan konferensi pers terkait tersangka penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 27 Desember 2019.  Novel disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Argo Yuwono melakukan konferensi pers terkait tersangka penyiraman penyidik senior KPK, Novel Baswedan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 27 Desember 2019. Novel disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI menyebut Tommy Sumardi hadir memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik hari ini, 25 Agustus 2020. Ia merupakan tersangka terkait kasus dugaan gratifikasi penghapusan red notice atas nama Djoko Tjandra.

    "Yang bersangkutan sudah datang," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono saat dihubungi pada Selasa, 25 Agustus 2020.

    Tommy sebelumnya tak hadir dalam pemeriksaan pada 24 Agustus 2020. Kuasa hukum yang mewakili mengatakan jika kliennya itu sakit, sehingga meminta penjadwalan ulang.

    Badan Reserse Kriminal Polri resmi menetapkan Tommy Sumardi bersama Djoko Tjandra sebagai tersangka pada 14 Agustus 2020. Ia diduga memberikan suap kepada Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte dan Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo agar memuluskan pengurusan surat jalan dan red notice dari Djoko Tjandra.

    Dalam Majalah Tempo edisi 24 Agustus 2020, Tommy diduga memberikan uang US$ 20 ribu atau setara Rp 290 juta kepada Brigjen Prasetijo secara tunai. Pemberian uang itu dilakukan di dalam mobil ketika keduanya tengah menuju suatu tempat di Jakarta pada Mei 2020 lalu.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.