Minggu, 20 September 2020

2 Alasan Kejagung Berani Pastikan Kasus Jaksa Pinangki Segera Tuntas

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaksa Pinangki akhirnya dinon-job-kan dan dinyatakan melanggar disiplin karena pergi ke luar negeri tanpa izin sebanyak sembilan kali pada 2019. Dalam salah satu perjalanan ke Singapura dan Malaysia tersebut ia diduga bertemu Djoko Tjandra. Instagram

    Jaksa Pinangki akhirnya dinon-job-kan dan dinyatakan melanggar disiplin karena pergi ke luar negeri tanpa izin sebanyak sembilan kali pada 2019. Dalam salah satu perjalanan ke Singapura dan Malaysia tersebut ia diduga bertemu Djoko Tjandra. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah memastikan penyidikan kasus dugaan gratifikasi Jaksa Pinangki Sirna Malasari akan selesai dalam waktu singkat.

    Febrie mengatakan, ada dua hal yang mendukung pernyataan tersebut. "Satu, alat bukti dan berkas kami simpan di sini, di bundar (Gedung Pidana Khusus)," ucap dia kepada Tempo pada 24 Agustus 2020 malam.

    Alasan kedua adalah, proses pemeriksaan kasus Jaksa Pinangki ini diklaim tidak begitu rumit dan tidak membutuhkan alat bukti cukup banyak.

    "Tidak seperti kasus lain yang sifatnya dari transaksi, seperti kasus Jiwasraya atau Bea Cukai," kata Febrie.

    Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka. Ia juga telah ditahan selama 20 hari pertama, terhitung sejak 12 Agustus 2020. Jaksa Pinangki disebut-sebut telah menerima suap sebesar US$ 500 ribu atau sekitar Rp 7,4 miliar yang terkait dengan sebuah fatwa di Mahkamah Agung (MA) untuk Djoko Tjandra yang sempat buronan selama 11 tahun.

    Penyidik pun menjerat Jaksa Pinangki dengan Pasal 5 ayat (2), Pasal 11, dan Pasal 12 a dan b UU 20/2001 Tipikor.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    8 Tips Aman Mempercepat Datang Bulan

    Datang bulan yang terjadi bagi sebagian wanita dapat mengganggu aktivitas mereka. Tak sedikit yang menempuh sejumlah cara untuk mempercepat haid.