Ini Alasan Bareskrim Tak Hadir di Sidang Praperadilan Anita Kolopaking

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara Joko Tjandra, Anita Kolopaking melambaikan tangan saat akan meninggalkan gedung Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejagung usai menjalani pemeriksaan pada Senin, 27 Juli 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pengacara Joko Tjandra, Anita Kolopaking melambaikan tangan saat akan meninggalkan gedung Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejagung usai menjalani pemeriksaan pada Senin, 27 Juli 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Awi Setiyono, mengatakan absennya Bareskrim di sidang perdana praperadilan Anita Kolopaking disebabkan masalah administrasi. Dia menyatakan belum ada penunjukan pendamping dari divisi humas Polri membuat persidangan harus dijadwalkan ulang.

    “InsyaAllah ke depan kalau semua administrasinya lengkap, temen-temen penyidik akan hadir dalam praperadilan tersebut,” tutur dia dalam rilis pada Senin, 24 Agustus 2020.

    Seperti diketahui, sidang perdana praperadilan Anita Kolopaking yang dijadwalkan pada Senin ini mengalami penundaan selama dua minggu. Hal itu diakibatkan ketidakhadiran termohon dalam persidangan.

    Brigjen Setiyono menyampaikan hari ini penyidik sedang memeriksa tersangka Anita sebagai saksi mahkota terhadap tersangka lainnya. “Ini adalah kelanjutan daripada proses penyidikan dan tentunya untuk melengkapi pemberkasan beberapa tersangka terkait dengan kasus surat jalan palsu tersebut,” ucap dia.

    Pengacara Anita Kolopaking, Tommy Sitohang, menyesalkan penundaan sidang tersebut. Tommy menyampaikan bahwa sebelumnya sudah meminta untuk dilaksanakan sidang seminggu lebih awal. Namun, terang dia, penundaan tetap terjadi karena termohon tidak hadir dalam sidang tersebut. “Kita saling menghormatilah,” kata dia.

    Baca juga: Jaksa Agung Diduga Tahu Kongkalikong Jaksa Pinangki dengan Djoko Tjandra

    MUHAMMAD BAQIR | ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.