Kasus Djoko Tjandra: Tersangka Tommy Sumardi Sakit, Polri Periksa Pengacara

Reporter

Buronan Koruptor Joko Tjandra, tiba di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis malam, 30 Juli 2020 malam. Joko berhasil ditangkap di Malaysia, setelah sempat menghebohkan dengan aksinya keluar-masuk Indonesia pada Juni lalu. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI menyebut jika pemeriksaan terhadap tersangka Tommy Sumardi terkait kasus dugaan gratifikasi penghapusan red notice Djoko Tjandra atau Joko Tjandra diwakilkan oleh kuasa hukumnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Awi Setiyono, mengatakan Tommy Sumardi sakit sehingga perannya diwakilkan oleh pengacara di kasus penghapusan red notice.

"Yang hadir adalah pengacaranya, yang bersangkutan menyampaikan tidak bisa hadir karena sakit. Tentunya nanti akan kami jadwalkan ulang," ujar Awi di kantornya, Jakarta Selatan, pada Senin, 24 Agustus 2020.

Namun, kata Awi, Tommy telah berjanji akan hadir pada besok, Selasa 25 Agustus 2020. "Sesuai dengan janjinya yang bersangkutan menyampaikan besok akan berkenan hadir sehingga kami sama-sama tunggu bagaimana pelaksanaannya besok," kata dia.

Dalam kasus ini, Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka adalah Tommy Sumardi, Djoko Tjandra, Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo dan Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte.

Baca juga: Jaksa Agung Diduga Tahu Kongkalikong Jaksa Pinangki dengan Djoko Tjandra

ANDITA RAHMA






Mantan Jaksa Pinangki Bebas Bersyarat, Apa Ketentuannya?

25 hari lalu

Mantan Jaksa Pinangki Bebas Bersyarat, Apa Ketentuannya?

Eks jaksa Pinangki terbukti terima suap Djoko Tjandra divonis 10 tahun, lalu Pengadilan Tinggi Jakarta memangkas menjadi 4 tahun, kini bebas bersyarat


Bebas Bersyarat, Begini Kilas Balik Kasus yang Menjerat Jaksa Pinangki

25 hari lalu

Bebas Bersyarat, Begini Kilas Balik Kasus yang Menjerat Jaksa Pinangki

Jaksa Pinangki, yang baru saja bebas bersyarat, merupakan mantan jaksa yang terseret dalam kasus korupsi dan pencucian uang.


Mantan Jaksa Pinangki Sirna Malasari Bebas Bersyarat

26 hari lalu

Mantan Jaksa Pinangki Sirna Malasari Bebas Bersyarat

Pinangki Sirna Malasari dipenjara karena terbukti menerima suap US$ 500 ribu dari konglomerat Djoko Tjandra.


HUT ke-71 Djoko Tjandra dalam Bui, Dijerat Kasus Korupsi Bank Bali hingga Surat Jalan Palsu

36 hari lalu

HUT ke-71 Djoko Tjandra dalam Bui, Dijerat Kasus Korupsi Bank Bali hingga Surat Jalan Palsu

Hari ini 27 Agustus Djoko Tjandra berusia 71 tahun. Ia terlilit kasus korupsi Bank Bali hingga surat jalan palsu yang menyeret 2 perwira tinggi polisi


Ferdy Sambo dan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra, Bui Brigjen Prasetyo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte

50 hari lalu

Ferdy Sambo dan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra, Bui Brigjen Prasetyo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte

Irjen Ferdy Sambo tersangka kematian Brigadir J terlibat penyelidikan kasus penerbitan surat jalan palsu Djoko Tjandra. Dua perwira Polri dihukum.


Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

52 hari lalu

Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

Berikut beberapa kasus besar yang pernah berhasil dibongkar karena bantuan justice collaborator.


Apa Itu Red Notice?

54 hari lalu

Apa Itu Red Notice?

Red Notice dikeluarkan untuk buronan yang dicari, baik untuk penuntutan atau menjalani hukuman.


Interpol Pastikan Red Notice terhadap Surya Darmadi Aktif Sampai 2025

3 Agustus 2022

Interpol Pastikan Red Notice terhadap Surya Darmadi Aktif Sampai 2025

Surya Darmadi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dan Kejaksaan Agung dalam dua kasus yang berbeda


5 Film dan Serial Seru tentang Spionase

29 Juli 2022

5 Film dan Serial Seru tentang Spionase

Rekomendasi film dan serial seputar dunia spionase, mulai pertarungan sengit sampai dokumenter mengurai cara kerja mata-mata sebenarnya.


Dua Tahun Harun Masiku Bebas Berkeliaran, Begini Lika-liku Perburuannya

20 Mei 2022

Dua Tahun Harun Masiku Bebas Berkeliaran, Begini Lika-liku Perburuannya

Dua tahun Harun Masiku menjadi buron, Komisi Pemberantasan Korupsi pimpinan Firli Bahuri cs belum menemukan jejak tersangka suap itu