Jokowi Lantik Konsil Kedokteran Indonesia 2020-2025, Ini 17 Nama Anggotanya

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Indonesia Joko Widodo memeriksa uji coba fase ketiga vaksin COVID-19 Sinovac di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung, 11 Agustus 2020. Presiden Joko Widodo berharap vaksin Covid-19 Sinovac tersebut dapat disuntikan pada warga Indonesia pada Januari tahun depan. Courtesy of Indonesian Presidential Palace/Handout via REUTERS

    Presiden Indonesia Joko Widodo memeriksa uji coba fase ketiga vaksin COVID-19 Sinovac di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung, 11 Agustus 2020. Presiden Joko Widodo berharap vaksin Covid-19 Sinovac tersebut dapat disuntikan pada warga Indonesia pada Januari tahun depan. Courtesy of Indonesian Presidential Palace/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melantik Anggota Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Periode 2020-2025 di Istana Negara, Rabu, 19 Agustus 2020.

    Ada 17 orang anggota yang dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 55/M Tahun 2020 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Keanggotaan KKI. Adapun 10 orang berasal dari lima Asosiasi dan Organisasi Profesi Dokter, tiga orang wakil dari tokoh masyarakat, dua orang perwakilan Kementerian Kesehatan dan dua orang perwakilan Kemendikbud.

    Berikut daftar lengkapnya:

    1. dr. Putu Moda Arsana, Sp.PD-KEMD., FINASIM., wakil dari Ikatan Dokter Indonesia;
    2. Dr. dr. Dollar, S.H., M.H., wakil dari Ikatan Dokter Indonesia;
    3. drg. Nurdjamil Sayuti, MARS. , wakil dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia;
    4. drg. Nadhyanto, Sp.Pros., wakil dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia;
    5. dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS. , wakil dari Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia;
    6. drg. Achmad Syukrul A., M.M., wakil dari Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Gigi Indonesia;
    7. Prof. Dr. dr Bachtiar Murtala, Sp.Rad (K). , wakil dari Kolegium Kedokteraw,
    8. drg. Andriani, Sp.Ort., F.I.C.D., wakil dari Kolegium Kedokteran Gigi;
    9. dr. Vonny Nouva Tubagus, MD., Radiologist., wakil dari Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia;
    10. dr. Ni Nyoman Mahartini, Sp.PK (K). , wakil dari Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia;
    11. Drs. Mohammad Agus Samsudin, M.M., wakil dari Tokoh Masyarakat;
    12. Drs. Hisyam Said. , M.Sc., wakil dari Tokoh Masyarakat;
    13. Prof. Intan Ahmad Musmeinan, Ph.D., wakil dari Tokoh Masyarakat;
    14. Prof. Dr. Taruna Ikrar, M. Biomed., Ph.D., wakil dari Kementerian Kesehatan;
    15. drg. Sri Rahayu Mustikowati, M.Kes., CFrA., wakil dari Kementerian Kesehatan;
    16. Prof. Dr. drg. Melanie Hendriaty Sadono, M.Biomed., PBO. , wakil dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;
    17. dr. Hj. Mariatul Fadilah, MARS. , Ph.D., wakil dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.