Minggu, 20 September 2020

Pemerintah akan Mengatur Biaya Tes Swab Covid-19

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil ketua KPK, Nurul Gufron, mengikuti  tes swab COVID-19 bersama para pegawai KPK, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2020. KPK melaksanakan tes swab kepada para Pimpinan dan pegawai ini merupakan untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan serta memastikan lingkungan dan pegawain KPK bebas dari virus Covid-19, sebelumnya tujuh pegawai KPK dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, lima orang di antaranya telah dinyatakan sembuh dan dua lainnya masih melakukan isolasi. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil ketua KPK, Nurul Gufron, mengikuti tes swab COVID-19 bersama para pegawai KPK, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2020. KPK melaksanakan tes swab kepada para Pimpinan dan pegawai ini merupakan untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan serta memastikan lingkungan dan pegawain KPK bebas dari virus Covid-19, sebelumnya tujuh pegawai KPK dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, lima orang di antaranya telah dinyatakan sembuh dan dua lainnya masih melakukan isolasi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan pemerintah akan mengatur harga tes swab bagi masyarakat umum. Langkah ini dilakukan karena tingginya biaya tes swab yang harus ditanggung masyarakat.

    "Bagi warga yang (memeriksakan) secara mandiri di rumah sakit swasta, kami akan segera melakukan pengaturan terhadap harga. Agar tak terlalu tinggi, sehingga menyebabkan keberatan di masyarakat untuk melakukan test swab tersebut," ujar Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, Selasa, 18 Agustus 2020.

    Wiku menuturkan, sebenarnya tes swab pada prinsipnya bila untuk pasien dan dilakukan di fasilitas kesehatan rujukan, maka berbiaya gratis. Begitu juga bila konteksnya dalam contact tracing yang dilakukan pemerintah, test swab adalah tanggungan pemerintah.

    Dari pantauan Tempo, biaya tes swab Covid-19 saat ini ada di kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 2,5 juta untuk sekali swab. Biaya ini dianggap terlalu tinggi dan sulit diakses untuk masyarakat umum.

    Sebelumnya, pemerintah juga telah mengatur harga tes rapid. Tes rapid yang awalnya harganya bervariasi, saat ini disamakan menjadi Rp 150 ribu. Tes rapid masih menjadi syarat perjalanan bagi ke luar kota dengan menggunakan moda kereta api atau pesawat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    8 Tips Aman Mempercepat Datang Bulan

    Datang bulan yang terjadi bagi sebagian wanita dapat mengganggu aktivitas mereka. Tak sedikit yang menempuh sejumlah cara untuk mempercepat haid.