Upacara Virtual HUT RI ke-75 Pecahkan Rekor MURI, Istana Dapat Penghargaan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yuktiasih Proborini, seorang peserta upacara HUT RI ke-75 bersama Presiden Joko Widodo. Yuktiasih adalah Pendiri Organisasi Penyandang Disabilitas Sejiwa Berbagi dalam Keterbatasan asal Semarang, Jawa Tengah. Foto: Istimewa

    Yuktiasih Proborini, seorang peserta upacara HUT RI ke-75 bersama Presiden Joko Widodo. Yuktiasih adalah Pendiri Organisasi Penyandang Disabilitas Sejiwa Berbagi dalam Keterbatasan asal Semarang, Jawa Tengah. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretariat Presiden menerima penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke-75 yang diikuti peserta dengan jumlah terbanyak secara daring.

    Penghargaan diserahkan oleh Pendiri MURI Jaya Suprana secara simbolik kepada Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono secara daring, Senin, 17 Agustus 2020.

    "Dengan ini, secara resmi MURI menganugerahkan piagam penghargaan kepada Sekretariat Presiden Kementerian Sekretariat Negara atas penyelenggaraan rekor sebagai pemrakarsa dan penyelenggara upacara peringatan HUT kemerdekaan secara daring oleh peserta terbanyak," ujar Jaya seperti diunggah di akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin, 17 Agustus 2020.

    Jaya menyebut peserta upacara HUT RI ke-75 yang terbanyak ini bukan hanya memecah rekor di Indonesia namun juga di dunia. Istana diketahui menyediakan kuota sebanyak 17.845 bagi masyarakat untuk mengikuti upacara.

    "Ini rekor dunia karena belum pernah penyelenggaraan acara kemerdekaan negara lain diselenggarakan secara daring," kata Jaya.

    Heru menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan MURI. "Kami jajaran Setpres mengucapkan terima kasih. Di sini ada 60-70 putra-putri yang kami pilih jadi host untuk memandu acara kenaikan maupun penurunan bendera secara daring," ujar Heru.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.