Elsam Anggap Pendidikan Militer untuk Mahasiswa Tidak Perlu

Para calon Bintara Pusat Pendidikan Korps Wanita TNI AD Prajurit Karier angkatan 25 sedang menjalankan latihan berganda di markas Resimen Induk Daerah Militer 3 Siliwangi, Pengalengan, Jawa Barat, 5 Februari 2018. Sebanyak 62 calon prajurit wanita dari Pusat Pendidikan Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Pusdik Kowad) menjalani latihan pertempuran. Tempo/Adam Prireza

TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM), Wahyudi Djafar, menilai usulan pendidikan militer selama 1 semester bagi mahasiswa dari Kementerian Pertahanan tidak diperlukan. Ia mengusulkan pemerintah lebih baik mengevaluasi kurikulum pendidikan kewarganegaraan.

Wahyudi menjelaskan dalam konteks sumber daya pertahanan, pendidikan militer hanya diberikan kepada masyarakat yang sukarela mendaftarkan diri sebagai komponen cadangan. Sementara bagi yang tidak mendaftarkan diri, maka mendapatkan pendidikan kewarganegaraan sebagai bentuk ikut serta dalam bela negara.

"Padahal tidak semua mahasiswa mendaftarkan diri sebagai komponen cadangan," katanya saat dihubungi Tempo, Senin, 17 Agustus 2020.

Ia menjelaskan dalam konteks bela negara ini, seluruh universitas di Indonesia dan lembaga pendidikan lain sudah memberikan pendidikan kewarganegaraan pada mahasiswanya. Jika pemerintah merasa perlu ada perbaikan, yang seharusnya dievaluasi adalah kurikulum pendidikan kewarganegaraan itu.

"Lebih baik ditinjau ulang apakah sudah optimal tanpa perlu menambah materi baru dalam konteks kemiliteran," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan sedang menjajaki kemungkinan memasukkan program Bela Negara ke dalam kurikulum perguruan tinggi. Bahkan, mereka sudah membuka pembicaraan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait rencana ini.

"Nanti, dalam satu semester mereka bisa mengikuti pendidikan militer, nilainya masuk ke SKS. Ini salah satu yang sedang kami diskusikan dengan Kemendikbud," ujarnya, kemarin.

Trenggono mengatakan hal ini direncanakan agar mahasiswa yang merupakan generasi milenial dapat lebih mencintai negara. Program Bela Negara, kata dia, akan terus menyadarkan masyarakat terutama para milenial untuk bangga sebagai orang Indonesia.

AHMAD FAIZ | EGI ADYATAMA






Prabowo Ingin Bangun Kampus Universitas Pertahanan di Luar Jawa

20 jam lalu

Prabowo Ingin Bangun Kampus Universitas Pertahanan di Luar Jawa

Prabowo mengatakan kuliah di Unhan tidak dipungut biaya sepeser pun dan tidak ada rekomendasi.


Jokowi Minta Kemenhan Koordinasikan Intelijen, PBHI: Bisa Ancam Kebebasan Sipil

7 hari lalu

Jokowi Minta Kemenhan Koordinasikan Intelijen, PBHI: Bisa Ancam Kebebasan Sipil

PBHI mengatakan pernyataan Presiden Jokowi soal Kemenhan koordinasikan intelijen melanggar UU No. 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara


Soal Target Minimum Essential Forces 70 Persen, Prabowo Akui Penguatan Alutsista Tertunda

11 hari lalu

Soal Target Minimum Essential Forces 70 Persen, Prabowo Akui Penguatan Alutsista Tertunda

Prabowo Subianto merespons target pencapaian Minimum Essential Forces (MEF) 70 persen pada akhir 2024.


Soal Isi Pertemuan dengan Jokowi, Prabowo Bilang Konfidensial

22 hari lalu

Soal Isi Pertemuan dengan Jokowi, Prabowo Bilang Konfidensial

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Menhan Prabowo Subianto menjelaskan Presiden Jokowi mengenai rencana penyelenggaraan Rapat Pimpinan Kemenhan.


KSAL Muhamamd Ali Jelaskan Fokus TNI AL ke Prabowo

25 hari lalu

KSAL Muhamamd Ali Jelaskan Fokus TNI AL ke Prabowo

KSAL Laksamana Muhammad Ali menyampaikan dukungan atas upaya Prabowo dalam pemenuhan kebutuhan akan alutsista.


Deddy Corbuzier Tak Akan Ambil Gaji Tunjangan sebagai Letkol Tituler, Berapa Besarannya?

43 hari lalu

Deddy Corbuzier Tak Akan Ambil Gaji Tunjangan sebagai Letkol Tituler, Berapa Besarannya?

Meskipun berhak mendapatkan gaji dan tunjangan sebagai Letkol Tituler, Deddy Corbuzier menyatakan bahwa ia tidak akan mengambilnya. Ini Alasannya.


Kejagung Tetapkan WNA Asal Amerika Jadi Tersangka Kasus Satelit Orbit 123 Kemhan

43 hari lalu

Kejagung Tetapkan WNA Asal Amerika Jadi Tersangka Kasus Satelit Orbit 123 Kemhan

Kejaksaan Agung menetapkan seorang WNA Amerika, Thomas Van Der Heyden sebagai tersangka perkara proyek pengadaan satelit orbit 123


UGM Gelar Pelatihan Bela Negara, Apa Saja yang Dipelajari?

53 hari lalu

UGM Gelar Pelatihan Bela Negara, Apa Saja yang Dipelajari?

Bela negara dari UGM ini diikuti oleh mahasiswa afirmasi asal Papua dan Papua Barat yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi sekitar DIY.


Rektor: UI Siap Jalankan Program Griya Moderasi Beragama dan Bela Negara

57 hari lalu

Rektor: UI Siap Jalankan Program Griya Moderasi Beragama dan Bela Negara

Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro menyatakan kesiapannya dalam menjalankan program yang diluncurkan pemerintah itu.


Kemenhan Tunjuk PT PAL Perbaiki 41 Kapal Perang

2 November 2022

Kemenhan Tunjuk PT PAL Perbaiki 41 Kapal Perang

Kemenhan menunjuk PT PAL Indonesia menjadi lead integrator proyek perbaikan 41 kapal perang TNI Angkatan Laut.