Puluhan Ribu Warganet Saksikan Tayangan Upacara Detik-detik Proklamasi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-75 kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pandemi virus corona. Kredit: Sekretariat Presiden

    Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-75 kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pandemi virus corona. Kredit: Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan ribu warganet menyaksikan tayangan langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia menyambut HUT ke-75 RI, yang diselenggarakan di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin 17 Agustus 2020.

    Hingga berita ini ditulis, tayangan langsung itu disaksikan sedikitnya 89.000 netizen, dan jumlahnya terus bertambah. Para netizen turut berpartisipasi melalui kolom obrolan langsung atau live chat yang disediakan dalam kanal Youtube.

    Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ditengah pandemi COVID-19 diselenggarakan secara berbeda.

    Tidak ada kemeriahan pagelaran seni budaya di Istana Kepresidenan menjelang upacara.

    Pihak Istana Kepresidenan juga membatasi tamu undangan yang dapat menghadiri langsung upacara tersebut.

    Sebagai gantinya tokoh nasional dan masyarakat diundang untuk mengikuti secara virtual Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia atau dapat menyaksikan melalui kanal Youtubedan jejaring media sosial lainnya.

    Tayangan langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia turut menampilkan testimoni dari Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia sebelumnya, serta testimoni dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.