Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sudah Capai 2.000 Orang

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan beraktivitas saat persiapan penyuntikan uji klinis Vaksin Covid-19, Bandung, Jumat, 14 Agustus 2020. Uji klinis ini hanya diikuti relawan yang dinyatakan sehat dari hasil pemeriksaan kesehatan, rapid test, pengambilan sampel darah dan tes usap. ANTARA/Novrian Arbi

    Petugas kesehatan beraktivitas saat persiapan penyuntikan uji klinis Vaksin Covid-19, Bandung, Jumat, 14 Agustus 2020. Uji klinis ini hanya diikuti relawan yang dinyatakan sehat dari hasil pemeriksaan kesehatan, rapid test, pengambilan sampel darah dan tes usap. ANTARA/Novrian Arbi

    TEMPO.CO, Bandung - Jumlah relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 pada Ahad, 16 Agustus 2020 sudah mencapai 2.000 orang. Jumlah pendaftarnya kini melampaui kebutuhan sebanyak 1.620 orang.

    “Sekarang sudah mencapai 2000 orang,” kata Manajer Lapangan Tim Riset Eddy Fadlyana yang dihubungi Ahad, 16 Agustus 2020.

    Pendaftaran relawan itu mulai dibuka sejak 27 Juli dan akan ditutup 31 Agustus 2020. Meskipun kini telah melebihi kuota, tim riset masih membuka pendaftaran sesuai jadwal. “Tidak otomatis ditutup, pendaftar lain akan dijadikan cadangan,” ujarnya.

    Dari proses uji klinis Vaksin Covid-19 yang dimulai dengan pendaftaran relawan, misalnya, tidak semua pendaftar bisa lolos tahap awal berupa verifikasi oleh petugas. Selain bersyarat umur 18-59 tahun dan berdomisili di wilayah Bandung, beberapa pendaftar ada yang ditunda karena terganjal soal kesehatan juga domisili.

    Menurut Eddy petugas pendaftaran pun menanyakan kondisi kesehatan calon relawan sebagai penapis awal. “Supaya nanti yang datang diperiksa memang orang yang sehat,” katanya.

    Saringan kesehatan berikutnya di pemeriksaan awal sebelum disuntik. Di sebuah pusat vaksinasi yaitu Puskesmas Garuda, misalnya, ada calon relawan yang gagal disuntik. Alasannya kata Eddy karena diketahui ada yang punya penyakit kronis hipertensi. Pada proses swab test pun tim riset punya taksiran, yaitu 2-4 persen calon relawan yang diperiksa di pusat vaksinasi berpotensi positif Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.