6 Tersangka dalam Kasus Djoko Tjandra, Begini Peran Mereka

Reporter

Djoko Tjandra menempati ruangan nomor 1 di Rutan Bareskrim Polri. Dok Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Kasus Djoko Tjandra semakin banyak menyeret pihak-pihak yang diduga membantu buronan kasus korupsi cessie Bank Bali itu keluar-masuk Indonesia. Jaksa, pengacara, pengusaha dan terakhir dua jenderal polisi ikut menjadi tersangka dalam kasus ini.

Total sudah ada enam orang jadi tersangka, baik dalam tindak pidana umum, maupun tindak pidana korupsi. Berikut adalah keenam tersangka tersebut:

1. Prasetijo Utomo

Bareskrim menetapkan Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo menjadi tersangka dalam dua kasus berbeda terkait Djoko Tjandra, yaitu pemalsuan surat dan korupsi. Di kasus pertama, polisi menduga mantan Kepala Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri ini menerbitkan Surat Jalan Nomor 77 tanggal 3 Juni 2020 dan Surat Jalan tertanggal 19 Juni 2020 untuk Djoko Tjandra. Selain itu, polisi menyatakan Prasetijo diduga memfasilitasi Djoko mendapatkan surat bebas Covid-19. Dua surat ini ditengarai mempermudah Djoko keluar-masuk Indonesia saat mendaftarkan Peninjauan Kembali. “Dua surat jalan tersebut dibuat atas perintah tersangka PU,” kata Kepala Bareskrim, Komisaris Jenderal Listyo Sigit saat konferensi pers, 27 Juli 2020.

Di kasus korupsi, Prasetijo diduga menerima suap terkait surat-surat yang Ia terbitkan. Polisi belum menjelaskan jumlah uang yang diterima oleh Prasetijo. Namun, penetapan tersangka terhadap dirinya dilakukan dengan barang bukti US$ 20 ribu.

2. Napoleon Bonaparte

Mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte ditetapkan menjadi tersangka suap bersama dengan Prasetijo Utomo. Ia diduga menerima hadiah dan janji terkait penghapusan red notice atas nama Djoko Tjandra. Polisi belum mendetailkan peran dan uang yang diduga diterima olehnya. Sama dengan Prasetijo, duit US$ 20 ribu menjadi salah satu barang bukti dalam kasus ini.

3. Pinangki

Kejaksaan Agung menetapkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari menjadi tersangka suap. Pinangki diduga membantu memuluskan jalan Djoko untuk mengajukan Peninjauan Kembali terhadap kasusnya. Mantan Kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi II Kejagung ini diduga juga pernah bertemu dengan Djoko Tjandra di Malaysia. Ia diduga menerima US$ 500 ribu.

4. Djoko Tjandra

Terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra ditetapkan menjadi tersangka pemalsuan surat dan korupsi. Djoko merupakan tersangka ketiga dalam kasus pemalsuan surat. Adapun dalam kasus korupsi, Djoko menjadi tersangka pemberi suap kepada Prasetijo dan Napoleon.

5. Anita Kolopaking

Anita Dewi Anggraeni Kolopaking merupakan pengacara Djoko Tjandra dalam upaya Peninjuan Kembali. Polisi menetapkan dia menjadi tersangka terkait surat jalan. Anita diduga melobi Prasetijo untuk menerbitkan surat jalan dan surat bebas Covid-19.

6. Tommy Sumardi

Bersama Djoko Tjandra, polisi menetapkan Tommy Sumardi menjadi tersangka pemberi suap terkait surat jalan dan penghapusan red notice. Tommy dikenal sebagai pengusaha yang dekat dengan mantan Ketua DPR Setya Novanto. Dia juga calon besan mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.






Fitroh Rohcahyanto Mundur dari KPK, Kejaksaan Agung: Kembali ke Institusi Asal

4 jam lalu

Fitroh Rohcahyanto Mundur dari KPK, Kejaksaan Agung: Kembali ke Institusi Asal

Ketut menyebut kembalinya eks Direktur Penuntutan KPK Fitroh Rohcahyanto ke Kejaksaan Agung bukan suatu hal yang perlu dipermasalahkan.


Bambang Widjojanto Ungkap Percakapan dengan Eks Direktur Penuntutan KPK

12 jam lalu

Bambang Widjojanto Ungkap Percakapan dengan Eks Direktur Penuntutan KPK

Bambang Widjojanto menduga kembalinya Fitroh ke Kejaksaan Agung karena adanya intervensi dari pimpinan KPK dalam kasus Formula E.


Suwito Ayub Masih Buron, Kilas Balik Kasus Direktur Operasional KSP Indosurya

18 jam lalu

Suwito Ayub Masih Buron, Kilas Balik Kasus Direktur Operasional KSP Indosurya

Salah satu tersangka kasus dugaan penipuan dan penyelewengan dana KSP Indosurya, Suwito Ayub masih buron. Ini kilas balik penipuan Rp 106 triliun


Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Aplikasi Pornografi Bernilai Puluhan Miliar

2 hari lalu

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Aplikasi Pornografi Bernilai Puluhan Miliar

Bareskrim Polri membongkar jaringan pornografi dan judi online lewat aplikasi bernama Bling2. Dikendalikan dari Kamboja dan Filipina.


Bareskrim Buka Kembali Penyelidikan Kasus KSP Indosurya: dari Penipuan hingga Pencucian Uang

2 hari lalu

Bareskrim Buka Kembali Penyelidikan Kasus KSP Indosurya: dari Penipuan hingga Pencucian Uang

Bareskrim menyebut penyelidikan kasus KSP Indosurya berkaitan dengan perkara pokoknya (penipuan dan penggelapan) maupun tindak pidana pencucian uang.


Ini Alasan Kejaksaan Agung Ajukan Banding 5 Terdakwa Korupsi Minyak Goreng

4 hari lalu

Ini Alasan Kejaksaan Agung Ajukan Banding 5 Terdakwa Korupsi Minyak Goreng

JPU menilai vonis terdakwa korupsi minyak goreng tersebut tidak sesuai dengan rasa keadilan masyarakat.


Terdakwa Kasus Korupsi Dana Tabungan Perumahan TNI AD Divonis 16 Tahun Penjara

4 hari lalu

Terdakwa Kasus Korupsi Dana Tabungan Perumahan TNI AD Divonis 16 Tahun Penjara

Terdakwa kasus korupsi dana Tabungan Wajib Perumahan TNI AD Brigadir Jenderal TNI Yus Adi Kamrullah dan Ni Putu Purnamasari, divonis 16 tahun


Pengadaannya Diduga Dikorupsi di Kominfo, Kenali Jenis-jenis Tower BTS

5 hari lalu

Pengadaannya Diduga Dikorupsi di Kominfo, Kenali Jenis-jenis Tower BTS

Tower BTS memiliki tiga macam, yakni tower empat kaki, tower tiga kaki dan tower satu kaki.


Ajukan Kasasi, Kejaksaan Agung Anggap Vonis Lepas Pemilik Indosurya Keliru

5 hari lalu

Ajukan Kasasi, Kejaksaan Agung Anggap Vonis Lepas Pemilik Indosurya Keliru

KSP Indosurya tidak pernah melakukan rapat pertanggungjawaban tertinggi, serta produk yang dijual tidak masuk akal.


Bareskrim Polri Tetapkan Empat Tersangka Perorangan dalam Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

6 hari lalu

Bareskrim Polri Tetapkan Empat Tersangka Perorangan dalam Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

Penyidik menetapkan empat tersangka perorangan dalam kasus gagal ginjal akut yang kaitannya dengan korporasi. Kemudian telah dilakukan penahanan.