Erupsi Gunung Sinabung, BPBD: Puskesmas Siaga 24 Jam

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengamati material vulkanik yang disemburkan Gunung Sinabung saat erupsi di Desa Sigarang garang, Karo, Sumatera Utara, Jumat, 14 Agustus 2020. Pada hari Kamis, gunung ini tercatat tujuh kali memuntahkan material. ANTARA/Sastrawan Ginting

    Warga mengamati material vulkanik yang disemburkan Gunung Sinabung saat erupsi di Desa Sigarang garang, Karo, Sumatera Utara, Jumat, 14 Agustus 2020. Pada hari Kamis, gunung ini tercatat tujuh kali memuntahkan material. ANTARA/Sastrawan Ginting

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo Natanail Perangin-angin mengatakan puskesmas di Kota Kabanjahe siaga 24 jam akibat terjadinya erupsi Gunung Sinabung, di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

    "Selain itu, puskesmas yang ada di desa, kelurahan, dan kecamatan juga melakukan hal sama, harus siaga 24 jam," katanya saat dihubungi dari Medan, Jumat malam 14 Agustus 2020.

    Ia menyebutkan siaga 24 jam puskesmas tersebut merupakan anjuran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi akibat erupsi Gunung Sinabung.

    "Hingga hari ini erupsi Gunung Sinabung masih saja berlangsung dan menyemburkan debu vulkanik," katanya.

    Sebelumnya, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (14/8) 2020 sekira pukul 10.30 WIB kembali menyemburkan debu vulkanik setinggi 2.100 meter di atas puncak atau sekitar 4.560 meter di atas permukaan laut.

    Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah tenggara dan selatan.

    Berdasarkan informasi Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Sinabung kejadian erupsi Gunung Sinabung itu terekam melalalui seismogram dengan amplitudo maksimum 64 mm dan durasi lebih kurang 1 menit 40 detik.

    Saat ini Gunung Sinabung berada pada status Level III (Siaga) dengan rekomendasi warga maupun petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius 3 km dari Puncak Gunung Sinabung.Kemudian radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

    Natanail Perangin-angin menyebutkan empat kecamatan di Kabupaten Karo terkena dampak erupsi Gunung Sinabung yang menyemburkan abu vulkanik setinggi 2.100 meter.

    Wilayah yang terdampak abu vulkanik Gunung Sinabung menurut BPBD yakni Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Berastagi, Kecamatan Dolat Rayat, dan Kecamatan Merdeka.

    Lihat juga foto: Dahsyatnya Semburan Erupsi Gunung Sinabung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.