Ikut Tolak Omnibus Law, BEM Uhamka: Mengawal Kepentingan Bersama

Ratusan mahasiswa ramaikan aksi unjuk rasa tolak Omnibus Law, di kawasan GBK, belakang gedung DPR, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020. Achmad H.Assegaf

TEMPO.CO, Jakarta - Aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja diramaikan massa dari kalangan mahasiswa. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah tersebut berdemonstrasi menuntut Dewan Perwakilan Rakyat untuk menghentikan pembahasan Omnibus Law.

“Turunnya mahasiswa BEM PTM untuk mengawal isu Omnibus Law adalah untuk mengawal kepentingan bersama, kemaslahatan bersama, entah itu buruh, petani, rakyat miskin kota, siapapun yang terdampak Omnibus Law itulah yang kita bela,” ujar Ronaldo Zulfikar, Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) di Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Agustus 2020.

Sekitar 500 mahasiswa peserta unjuk rasa tiba di belakang Gedung DPR, kawasan Gelora Bung Karno pada pukul 15.00 WIB. Setelah massa gabungan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) bersiap-siap membubarkan diri pada pukul 15.45 WIB. Sebagaimana disampaikan dalam orasi, berikut poin-poin tuntutan mahasiswa kepada DPR dan pemerintah:

1. Mencabut Omnibus Law RUU Cipta Kerja dari Baleg.

2. Menolak pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja.

3. Menolak sentralisasi kekuasaan dengan konsep Omnibus Law karena telah mencederai amanat Reformasi dengan menekan kebebasan otonomi daerah.

4. Menolak penyederhanaan perizinan terutaman perizinan amdal karena dapat mengeksploitasi lingkungan.

5. Menolak fleksibelitas jam kerja dalam sektor ketenaga kerjaan.

6. Berikan jaminan ruang kerja yang aman bebas diskriminasi terhadap buruh

Menurut Ronaldo, perkara Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja semestinya tidak hanya menjadi keresahan para buruh, melainkan semua kalangan masyarakat, termasuk mahasiswa. Oleh karena itu, ia mengatakaan, akan selalu mendukung semua kalangan yang menyuarakan penolakannya terhadap RUU tersebut.

“Jadi, siapapun yang hari ini menyuarakan aspirasi untuk menolak Omnibus Law itu adalah kawan-kawan kami,” ujar Ronaldo.

ACHMAD HAMUDI ASSEGAF






Dituduh Tabrak Mahasiswa hingga Tewas, Apa Bedanya Audi A6 dan A8?

2 hari lalu

Dituduh Tabrak Mahasiswa hingga Tewas, Apa Bedanya Audi A6 dan A8?

Audi A6 dan A8 memang memiliki desain yang cukup mirip. Lalu apa bedanya mobil mewah tersebut, yang diduga menabrak mahasiswa Cianjur?


Mahasiswa Widyatama Bandung Bikin Aplikasi, Hubungkan Warga dan Bank Sampah

2 hari lalu

Mahasiswa Widyatama Bandung Bikin Aplikasi, Hubungkan Warga dan Bank Sampah

Mahasiswa Universitas Widyatama Bandung mengembangkan aplikasi digital Sistem Logistik Pengelolaan Sampah Anorganik bernama 'Teman Ubah'.


Program Kampus Mengajar, Siapakah yang Mengajar dan untuk Siapa?

5 hari lalu

Program Kampus Mengajar, Siapakah yang Mengajar dan untuk Siapa?

Kampus Mengajar merupakan salah satu program yang dicanangkan Kemdikbud. Siapakah yang mengajar dan untuk siapa?


Polisi Amerika Menahan Perempuan yang Diduga Menikam Mahasiswa Arab Saudi hingga Tewas

5 hari lalu

Polisi Amerika Menahan Perempuan yang Diduga Menikam Mahasiswa Arab Saudi hingga Tewas

Selain membunuh, terduga pelaku juga didakwa mencuri barang-barang milik mahasiswa Arab Saudi itu.


Polri Pastikan Tewasnya Mahasiswa Cianjur Bukan karena Konvoi Polisi

6 hari lalu

Polri Pastikan Tewasnya Mahasiswa Cianjur Bukan karena Konvoi Polisi

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menjelaskan bahwa mobil yang menabrak mahasiswa itu bukan karena konvoi polisi.


Permen Anti Sakit Gigi Karya Mahasiswa Unej, Manfaatkan Serai dan Lemon

7 hari lalu

Permen Anti Sakit Gigi Karya Mahasiswa Unej, Manfaatkan Serai dan Lemon

Mahasiswa Unej membuat inovasi permen anti karies gigi. Dia membuat permen lunak non-sukrosa dengan perasa serai dan lemon.


10 Kampus Terbanyak Penerima Mahasiswa Beasiswa Afirmasi Disabilitas

7 hari lalu

10 Kampus Terbanyak Penerima Mahasiswa Beasiswa Afirmasi Disabilitas

Dari data yang dimiliki Puslapdik, berikut 10 kampus yang terbanyak menerima mahasiswa ADik Disabilitas 2022.


Tips Hidup Hemat untuk Mahasiswa dari Dosen Ekonomi, Maba Wajib Tahu

8 hari lalu

Tips Hidup Hemat untuk Mahasiswa dari Dosen Ekonomi, Maba Wajib Tahu

Tips yang bisa dilakukan mahasiswa agar bisa lebih hemat mengeluarkan biaya hidup sehari-hari.


Cegah Peretasan, Mahasiswa ITS Kembangkan Penyimpanan Berkas Digital Integrasi dengan Blockchain

9 hari lalu

Cegah Peretasan, Mahasiswa ITS Kembangkan Penyimpanan Berkas Digital Integrasi dengan Blockchain

Mahasiswa ITS berhasil mengembangkan aplikasi penyimpanan berkas secara digital yang diintegrasikan dengan blockchain dengan nama Countract.


Memilih Laptop yang Tepat untuk Mahasiswa

12 hari lalu

Memilih Laptop yang Tepat untuk Mahasiswa

Laptop yang kokoh dan memiliki daya tahan lama akan sangat memudahkan ketika digunakan di luar ruangan