Jokowi Minta Lompatan Kemajuan saat Krisis, PKS: Berjalan Saja Berat

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mardani Ali Sera. Dok TEMPO

    Mardani Ali Sera. Dok TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, memberikan tanggapan terkait pidato Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang menyebut momentum krisis harus dibajak untuk melakukan lompatan kemajuan.

    "Pak Jokowi, bicara gampang. Aksi yang susah. Kalau ingin melompat, buat saya berjalan saja berat sekarang," kata Mardani di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2020.

    Mardani mengatakan rakyat Indonesia tidak bisa melompat karena bebannya sangat banyak. Jokowi, menurut Mardani, semestinya memikirkan hal-hal yang strategis ketimbang fokus membubarkan lembaga-lembaga kecil.

    Misalnya, Mardani menyarankan agar Jokowi mengatur perampingan yang berkaitan dengan merger kementerian, pergantian kementerian sampai penajaman anggaran. "Kalau sekarang anggaran terlalu terpecah," ujarnya.

    Dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR, Jokowi meminta agar tidak menyia-nyiakan pelajaran yang diberikan oleh krisis. Ia menilai jangan membiarkan krisis membuahkan kemunduran. "Justru momentum krisis ini harus kita bajak untuk melakukan lompatan kemajuan," kata kepala negara.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.