Tidak Ada Klaster Covid-19 di Satuan Pendidikan


INFO NASIONAL -- Tidak benar muncul klaster baru penyebaran Covid-19 di satuan pendidikan seiring mulai dibukanya kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di kawasan zona hijau dan kuning.  Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Jumeri di acara Bincang Sore virtual, Kamis, 13 Agustus 2020.

"Tersebar informasi yang menyebut ada 289 peserta didik yang terpapar Covid-19 di Papua. Setelah kita telusuri dan melakukan klarifikasi, informasi ini perlu diluruskan bahwa kejadian di Papua tidak terjadi pada bulan Agustus, tetapi itu akumulasi dari bulan Maret sampai dengan Agustus. Mereka terpapar dalam kehidupan sehari-hari, bukan karena kita membuka KBM tatap muka di zona hijau dan kuning," kata Jumeri di acara bertema Evaluasi Implementasi Penyesuaian SKB Empat Menteri.

Dirjen juga mengklarifikasi terpaparnya seorang guru di Balikpapan. Ternyata guru tersebut tertular dari tetangganya, dan yang bersangkutan tidak dalam posisi sedang berada di sekolah. Guru tersebut kemudian diisolasi di rumah dan tidak melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar.  Di Balikpapan juga belum dilaksanakan KBM tatap muka.

Pemerintah melalui surat keputusan bersama (SKB) empat menteri yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri telah menyepakati untuk memperbolehkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tatap muka secara langsung di sekolah di daerah yang termasuk dalam kategori zona hijau dan zona kuning.

Meski demikian, menurut Jumeri, pemerintah menyadari bahwa pembukaan layanan tatap muka berpotensi menyebabkan terjadinya klaster-klaster baru. Untuk itu diberikan instruksi agar pembukaan satuan pendidikan di zona kuning harus atas izin Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat. Kepala sekolah juga harus mengisi daftar periksa pencegahan Covid-19 dan diverifikasi oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dan Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Hasil diskusi Jumeri dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota menyimpulkan bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama ini berjalan tidak ideal. PJJ juga menyebabkan banyak pelajar yang putus sekolah karena menurunnya kemampuan ekonomi orang tua mereka, serta sebab-sebab lainnya.

“PJJ juga menyebabkan kesenjangan hasil pembelajaran antara kelompok yang punya perangkat dan media IT dengan kelompok yang tidak memiliki. Yang punya perangkat punya kemampuan untuk mencapai hasil belajar yang tinggi, sementara bagi anak yang secara sosial ekonomi tidak mampu, mereka mengalami kesenjangan,” ujar Jumeri.(*)






Indonesia Raih 2 Gelar Juara di Indonesia Masters 2023

3 jam lalu

Indonesia Raih 2 Gelar Juara di Indonesia Masters 2023

Seluruh atlet bulu tangkis berterima kasih kepada BNI yang telah memberi dukungan penuh.


BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Kenyamanan dan Kecepatan Pelayanan

7 jam lalu

BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Kenyamanan dan Kecepatan Pelayanan

BPJS Ketenagakerjaan juga melakukan transformasi layanan dengan simplifikasi proses klaim melalui JMO yang berhasil memangkas proses klaim dari 5 hari menjadi hanya 15 menit.


Asbisindo Optimis Industri Perbankan Syariah Tetap Tumbuh Double Digit

9 jam lalu

Asbisindo Optimis Industri Perbankan Syariah Tetap Tumbuh Double Digit

Perbankan syariah harus berjuang lebih keras lagi untuk menghadapi tantangan di tahun ini karena menghadapi tingginya kenaikan bagi hasil serta likuiditas yang ketat.


KKP Kenalkan Program Ekonomi Biru ke Mahasiswa

9 jam lalu

KKP Kenalkan Program Ekonomi Biru ke Mahasiswa

Program KKP untuk pengembangan wisata dilaksanakan pula melalui Program Desa Wisata Bahari sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 93 Tahun 2020.


Timnas Bulu Tangkis Indonesia Berjuang di Final Daihatsu Indonesia Master 2023

15 jam lalu

Timnas Bulu Tangkis Indonesia Berjuang di Final Daihatsu Indonesia Master 2023

Dua tunggal putra Jonatan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo berhasil mengalahkan atlet China Shi Yuqi dan atlet Hongkong Angus Ng Ka Long.


Dukung Penurunan Angka Prevalensi Stunting, PNM Edukasi Ratusan Nasabah

16 jam lalu

Dukung Penurunan Angka Prevalensi Stunting, PNM Edukasi Ratusan Nasabah

Perempuan memiliki peran paling besar dalam mengedukasi keluarganya agar menerapkan hidup bersih dan sehat.


Mitra Usaha GoTo Unjuk Gigi di Davos, Kenalkan Kopi Khas Nusantara

1 hari lalu

Mitra Usaha GoTo Unjuk Gigi di Davos, Kenalkan Kopi Khas Nusantara

Momentum ini sekaligus sebagai aksi nyata GoTo untuk mendukung agenda pemerintah Indonesia di tingkat global


bank bjb Apresiasi Agen Laku Pandai

1 hari lalu

bank bjb Apresiasi Agen Laku Pandai

Program promosi Racing Payment Agen bjb BiSA! berlangsung dari 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Januari 2023.


Review Semester II 2022, bjb Tumbuh Positif

1 hari lalu

Review Semester II 2022, bjb Tumbuh Positif

bank bjb tercatat terus tumbuh secara positif meskipun situasi ekonomi masih berada dalam masa transisi pemulihan pasca pandemi Covid-19.


bank bjb Tawarkan SBR012 Dalam Dua Tenor

1 hari lalu

bank bjb Tawarkan SBR012 Dalam Dua Tenor

Penerbitan SBN Ritel ini memberikan masyarakat kesempatan yang sama untuk ikut serta membiayai APBN