Megawati Terima Gelar Kepeloporan, PDIP: Penghargaan yang Membanggakan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan arahan saat acara pengumuman calon kepala daerah gelombang I di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan arahan saat acara pengumuman calon kepala daerah gelombang I di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu, 19 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memberi selamat atas penganugerahan tanda jasa Medali Kepeloporan, yang diberikan Presiden Joko Widodo pada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Kamis, 13 Agustus 2020. Hasto mengatakan penghargaan ini layak diberikan karena jasa-jasa dan prestasi luar biasa Megawati dalam Indonesia selama ini.

    "Penghargaan tersebut sangat membanggakan. Ibu Megawati Soekarnoputri dalam kapasitas beliau sebagai Presiden kelima RI terbukti mampu menyelesaikan krisis multidimensional, menghadirkan kepemimpinan rekonsiliatif-gotong royong dengan susunan kabinet paling kompak dan terbaik pasca reformasi 1999," ujar Hasto dalam keterangan tertulis.

    Hasto juga mengatakan Kabinet Gotong Royong yang dipimpin Megawati saat itu masih dikenang hingga saat ini. Ia juga menyebut kepemimpinan Megawati menghadirkan pemilu yang paling demokratis pasca 1955.

    Ia juga menyoroti banyaknya lembaga negara yang secara efektif hadir dan terbukti pembentukan lembaga negara tsb menggambarkan kepemimpinan Ibu Megawati yang visioner. Mulai dari Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, Badan Narkotika Nasional, Lembaga Penjamin Simpanan, Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Densus-88, Komnas HAM, hingga Komnas Perempuan.

    Di luar hal itu, Hasto juga menyebut Megawati merupakan Presiden yang paling peduli terhadap lingkungan.

    "Selain secara periodik bertemu dengan perwakilan penerima kalpataru, Ibu Megawati juga menjadi Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia. Seluruh anggota dan kader PDIP diajarkan bagaimana mencintai bumi melalui gerakan menanam, membersihkan sungai dan lingkungan, serta menyelamatkan mata air sungai sebagai mata air kehidupan," kata Hasto.

    Dalam perspektif kepemimpinan manajemen modern, Hasto menyebut apa yang dilakukan Megawati dikategorikan sebagai kepemimpinan yang membangun organisasi. Kepemimpinan dia dinilai Hasto mengedepankan daya hidup negara dengan meletakkan tata pemerintahan yang kuat, profesional dan sistemik serta visioner.

    "Selamat untuk Ibu Megawati Soekarnoputri. Keyakinan politik menghadapi berbagai tekanan kekuasaan selama Orde Baru, terbukti dikalahkan oleh kekuatan moral," kata Hasto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.