Terima Undangan Polri, KPK Bakal Hadiri Gelar Perkara Djoko Tjandra Besok

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Djoko Tjandra (baju tahanan) saat akan diserahkan dari Tim Penyidik Bareskrim Mabes Polri ke Kejaksaan Agung, di Lobby Gedung Bareskrim, Jakarta Pusat, Jumat, 31 Juli 2020. Tempo/Egi Adyatama

    Djoko Tjandra (baju tahanan) saat akan diserahkan dari Tim Penyidik Bareskrim Mabes Polri ke Kejaksaan Agung, di Lobby Gedung Bareskrim, Jakarta Pusat, Jumat, 31 Juli 2020. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, JakartaWakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Nawawi Pomolango mengatakan lembaganya telah menerima undangan resmi dari Bareskrim Polri perihal kegiatan gelar perkara kasus dugaan korupsi yang dilakukan Djoko Tjandra.

    "Insya Allah gelarnya tercantum hari Jumat tanggal 14," kata Nawawi melalui keterangannya di Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2020.

    KPK, kata Nawawi, telah menunjuk pejabat di Kedeputian Penindakan untuk menghadiri gelar perkara tersebut. Ia mengatakan sejak awal lembaganya mengapresiasi kerja Bareskrim Polri dalam menangani perkara Djoko Tjandra secara terbuka dan transparan.

    "Sehingga tidak ada alasan untuk meragukan keseriusan Polri dalam menangani perkara dimaksud. Terakhir, keterbukaan Bareskrim Polri tersebut ditunjukkan dengan mengirimkan surat ke KPK untuk mengajak gelar perkara dimaksud," kata Nawawi.

    Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo saat jumpa pers di Mabes Polri, Jumat pekan lalu menyampaikan gelar perkara kasus dugaan korupsi berupa gratifikasi terkait pengurusan penghapusan red notice atas nama Djoko Tjandra akan diadakan pekan depan.

    "Minggu depan kami akan melaksanakan gelar dalam rangka penetapan tersangka untuk kasus tipikor dengan mengundang rekan-rekan dari KPK," ucap Listyo saat itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.