Bantuan Rp 2,4 Juta untuk UMKM Cair Agustus Ini

Reporter

Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki saat acara penyaluran dana bergulir untuk koperasi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 23 Juli 2020. Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyiapkan dana bergulir sebesar Rp 1 triliun untuk disalurkan kepada koperasi dalam rangka pemulihan ekonomi nasional yang terdampak COVID-19. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah siap menyalurkan bantuan produktif sebesar Rp 2,4 juta kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) pada pertengahan Agustus 2020. “Jadi ini kami sudah siapkan pertengahan Agustus ini juga sudah bisa kami kick off,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki via telekonferensi dari Kantor Presiden Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2020.

Bantuan produktif usaha mikro (BPUM) ini merupakan hibah modal kerja kepada UMKM yang belum mendapatkan pembiayaan perbankan, baik KUR maupun pinjaman modal kerja dan investasi lain dari perbankan. Tujuannya agar bangkit kembali pada masa pandemi Covid-19.

Teten menjelaskan mereka yang berhak menerima bantuan UMKM ialah para pelaku usaha mikro yang sedang tidak menerima kredit modal kerja dan investasi dari perbankan.

Calon penerima bantuan UMKM diidentifikasi dan diusulkan oleh Lembaga Pengusul di antaranya dinas yang membidangi koperasi dan UMKM provinsi dan kabupaten/kota, koperasi yang telah disahkan sebagai badan hukum. Lalu kementerian/lembaga, perbankan dan perusahaan pembiayaan yang terdaftar di OJK, dan lembaga penyalur program kredit pemerintah yang terdiri atas BUMN dan BLU.

Program bantuan UMKM akan dimulai 17 Agustus 2020 hingga 31 Desember 2020 dengan skema pemberian uang tunai senilai Rp 2,4 juta per pelaku usaha mikro yang dibayarkan satu kali melalui bank penyalur.

"Saat ini, terkumpul 17,23 juta pelaku usaha mikro yang bersumber dari  kementerian/lembaga, dinas koperasi dan UKM, koperasi, LKM, Himbara (BRI dan BNI), BUMN (PNM dan PT Pegadaian) dan lainnya, selanjutnya dilakukan validasi di Kementerian Koperasi dan UKM," kata Teten Masduki.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Data Jadi Masalah Penyaluran Bansos UMKM

DEWI NURITA






Kondisi Perekonomian Global Lesu Tahun Ini, Keberpihakan pada UMKM Bisa Jadi Solusi

20 jam lalu

Kondisi Perekonomian Global Lesu Tahun Ini, Keberpihakan pada UMKM Bisa Jadi Solusi

Kondisi perekonomian global pada 2023 sedang menurun. Segara Research Institute menilai keberpihakan pada usaha kecil, mikro, dan menengah atau UMKM bisa menjadi solusi.


Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Digelar Sampai Besok, Sandiaga: Ada Makanan dari 172 UMKM, Barongsai hingga Perlombaan

1 hari lalu

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Digelar Sampai Besok, Sandiaga: Ada Makanan dari 172 UMKM, Barongsai hingga Perlombaan

Event wisata Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) kembali digelar mulai 30 Januari hingga 5 Februari 2023. Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan ada makanan dari 172 UMKM atau usaha mikro, kecil, dan menengah, barongsai hingga perlombaan dalam event ini.


Delegasi ASEAN Tourism Forum Santap Tengkleng Sambil Nonton Ramayana dan Reog di Kampus

3 hari lalu

Delegasi ASEAN Tourism Forum Santap Tengkleng Sambil Nonton Ramayana dan Reog di Kampus

Asean Tourism Forum ini menjadi momen berharga bagi sektor wisata Yogyakarta yang selama ini dikenal sebagai miniaturnya Indonesia.


Sarinah Duty Free Diharapkan Bisa Bantu Produk Lokal Tembus Pasar Global

3 hari lalu

Sarinah Duty Free Diharapkan Bisa Bantu Produk Lokal Tembus Pasar Global

Akan ada produk lokal dalam Indonesian Corner di Dufry International Malaysia hingga Singapura


Cara Daftar E-Form BRI dengan Mudah dan Cepat, Bisa Lewat HP

3 hari lalu

Cara Daftar E-Form BRI dengan Mudah dan Cepat, Bisa Lewat HP

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar E-Form BRI. Berikut persyaratan cara daftar E-Form BRI lewat HP


Mencicipi Makanan Produksi Industri Kreatif Malaysia, Ada Cokelat dari Serat Kelapa Sawit

6 hari lalu

Mencicipi Makanan Produksi Industri Kreatif Malaysia, Ada Cokelat dari Serat Kelapa Sawit

Pameran produk ekonomi kreatif Malaysia di Kota Batam direncanakan akan digelar rutin setiap tahun.


SMK Ini Sedang Membuat 100 Kafe Kontainer untuk UMKM

8 hari lalu

SMK Ini Sedang Membuat 100 Kafe Kontainer untuk UMKM

Tujuan SMK ini antara lain menciptakan SDM unggul dan membantu pemulihan ekonomi nasional. Rencana akan bikin dan sebar 200 unit kafe kontainer.


Rendahnya Tingkat Literasi Digital Jadi Tantangan Digitalisasi UMKM

8 hari lalu

Rendahnya Tingkat Literasi Digital Jadi Tantangan Digitalisasi UMKM

Sebagian besar bisnis belum memiliki strategi untuk digitalisasi umkm. Apa saja tantangannya?


50 UMKM Malaysia Promosikan Produk Kreatif di Batam

8 hari lalu

50 UMKM Malaysia Promosikan Produk Kreatif di Batam

Rangkaian acara tersebut diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk usaha kreatif pengusaha Malaysia tetapi juga Kota Batam.


TPKAD DKI Berkomitmen Meningkatkan Inklusi Keuangan di Jakarta

10 hari lalu

TPKAD DKI Berkomitmen Meningkatkan Inklusi Keuangan di Jakarta

Indeks inklusi keuangan DKI Jakarta mengalami peningkatan dari angka 94,76 persen pada 2019 menjadi 96,62 persen pada 2022.