Kasus Intoleran di Solo, Polisi Tetapkan 4 Orang Tersangka

Ilustrasi penganiayaan. siascarr.com

TEMPO.CO, Surakarta - Polisi telah menangkap lima orang terkait kasus kekerasan dan intoleran yang terjadi di Solo pada akhir pekan kemarin. Mereka juga terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya.

"Ada empat orang yang telah berstatus sebagai tersangka," kata Kepala Polda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Ahmad Luthfi di Solo pada Selasa petang 11 Agustus 2020. Sedangkan satu orang lagi masih berstatus sebagai saksi.

Kelima orang yang ditangkap itu berinisial BD, MM, MS, ML dan RM. Polisi juga mengaku telah mengantongi sejumlah nama lainnya. "Kami akan terus melakukan pengejaran," katanya.

Menurut Luthfi, polisi akan menjerat pelaku menggunakan beberapa pasal seperti pasal 170 dan 335 KUHP mengenai kekerasan. Mereka juga akan menggunakan pasal 160 KUHP mengenai penghasutan.

Sebab, para pelaku memiliki beberapa peran yang berbeda dalam peristiwa kekerasan dan intoleransi itu. "Masing-masing memiliki peran yang berbeda sehingga harus kami dalami," kata dia.

Dia menyebut polisi bekerja dengan sangat serius dalam menangani kasus ini. "Tidak ada tempat untuk kelompok intoleran," katanya. Selain ditangani oleh Polresta Surakarta, penanganan kasus ini didukung penuh oleh Polda Jawa Tengah dan Direktorat Tindak Pidana Umum Mabes Polri.

Kasus itu bermua saat keluarga Umar Assegaf, Solo menggelar rangkaian persiapan acara pernikahan atau dikenal midodareni anaknya. Sekelompok orang berusaha membubarkan acara itu lantaran mengira ada kegiatan ritual Syiah.

Polisi saat itu segera terjun ke lokasi untuk meredam konflik. Hanya saja kekerasan masih tetap terjadi hingga menyebabkan tiga orang terluka serta beberapa kendaraan rusak. 

AHMAD RAFIQ






27 Tewas Akibat Bentrokan di Sudan Selatan Menjelang Kunjungan Paus Fransiskus

2 hari lalu

27 Tewas Akibat Bentrokan di Sudan Selatan Menjelang Kunjungan Paus Fransiskus

Bentrokan terjadi di Sudan Selatan yang menewaskan 27 orang, hanya sehari menjelang kunjungan Paus Fransiskus.


Rencana Mobil Esemka Dipamerkan di IIMS 2023, Pernah Jadi Mobil Dinas Jokowi

2 hari lalu

Rencana Mobil Esemka Dipamerkan di IIMS 2023, Pernah Jadi Mobil Dinas Jokowi

Mobil Esemka akan turut di pameran otomotif Indonesia International Motor Show atau IIMS 2023. Begini kilas balik mobil yang digagas Jokowi.


Suporter Persita Tangerang Lempari Pemain Persis Solo, Panpel : Mereka Mengincar Pendukung

7 hari lalu

Suporter Persita Tangerang Lempari Pemain Persis Solo, Panpel : Mereka Mengincar Pendukung

Paniti penyelenggara menyebut suporter Persita Tangerang ingin memberikan tekanan terhadap pedukung Persis Solo.


Cemburu Berlebihan Tanpa Bukti, Apa Itu Sindrom Othello?

10 hari lalu

Cemburu Berlebihan Tanpa Bukti, Apa Itu Sindrom Othello?

Sindrom Othello, ketika cemburu kepada pasangan menjadi tak wajar.


Polisi Tangkap Suami Penganiaya Istri dengan Kapak Hingga Jari Putus di Tangerang

10 hari lalu

Polisi Tangkap Suami Penganiaya Istri dengan Kapak Hingga Jari Putus di Tangerang

Polres Tangerang Kota menangkap suami yang menganiaya istrinya dengan kapak hingga jarinya terputus.


Gibran Usulkan Pembukaan dan Final Piala Dunia U-20 Digelar di Solo

10 hari lalu

Gibran Usulkan Pembukaan dan Final Piala Dunia U-20 Digelar di Solo

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku telah mengusulkan agar acara pembukaan dan pertandingan final Piala Dunia U-20 dapat diselenggarakan di Kota Solo.


Gibran: Pembangunan Destinasi Wisata Baru Solo Dipercepat Semua

11 hari lalu

Gibran: Pembangunan Destinasi Wisata Baru Solo Dipercepat Semua

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan pembangunan semua destinasi wisata baru di Solo dipercepat.


Harga Tiket Solo Safari Zoo, Jam Buka, dan Fasilitas untuk Pengunjung

11 hari lalu

Harga Tiket Solo Safari Zoo, Jam Buka, dan Fasilitas untuk Pengunjung

Harga tiket Solo Safari Zoo, jam buka, fasilitas terbaru serta perbedaannya dengan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Surakarta


Museum Budaya, Sains dan Teknologi Dibangun di Solo, Gibran: Enggak Mau Kalah dari Yogya dan Semarang

12 hari lalu

Museum Budaya, Sains dan Teknologi Dibangun di Solo, Gibran: Enggak Mau Kalah dari Yogya dan Semarang

Pembangunan museum itu didanai oleh Tahir Foundation senilai Rp 400 miliar hingga 600 miliar.


Tenaga Kesehatan di Arab Saudi Dihukum 5 Tahun Penjara karena Menyiksa Bayi

13 hari lalu

Tenaga Kesehatan di Arab Saudi Dihukum 5 Tahun Penjara karena Menyiksa Bayi

Tenaga kesehatan di Arab Saudi dijatuhi hukuman penjara lima tahun dan harus membayar uang denda setelah ketahuan melakukan kekerasan pada bayi