Koalisi dengan Prabowo di Pilpres 2024, PDIP: Ibu Megawati yang Akan Tentukan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada wartawan usai menyerahkan berkas dokumen persyaratan keanggotaan salinan daftar keanggotaan PDI Perjuangan di KPU RI, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020. TEMPO/Nurdiansah

    Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada wartawan usai menyerahkan berkas dokumen persyaratan keanggotaan salinan daftar keanggotaan PDI Perjuangan di KPU RI, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menghormati wacana Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden 2024. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan sikap resmi pihaknya terkait pilpres 2024 bakal diputuskan oleh ketua umum mereka, Megawati Soekarnoputri.

    "Kongres mengamanatkan nanti Ibu Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum yang diberikan mandat untuk menetapkan hal itu," katanya dalam konferensi pers virtual, Selasa, 11 Agustus 2020.

    Menurut Hasto, dalam menghadapi Pilpres 2024 PDIP saat ini masih melakukan proses kaderisasi dan pematangan calon pemimpin.

    Hasto menampik jika keakraban PDIP dan Partai Gerindra dalam Pilkada 2020 akan bermuara pada dukungan partainya terhadap Prabowo Subianto di Pilpres 2024. Ia berujar fokus PDIP saat ini adalah bersiap diri untuk menghadapi Pilkada 2020.

    Lagi pula, kata Hasto, untuk sementara bukan Gerindra partai yang paling banyak bekerja sama dengan PDIP melainkan Golkar. "Dan yang paling sedikit dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS)," tuturnya..

    Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan dalam kongres luar biasa partainya ada permintaan agar Prabowo maju sebagai calon presiden pada 2024. Namun, hal itu belum diputuskan oleh Prabowo.

    "Pak Prabowo tadi di hadapan Kongres Luar Biasa mengatakan bahwa tentang hal tersebut akan diputuskan satu tahun atau satu setengah tahun sebelum pemilihan presiden," kata Muzani usai menghadiri KLB Gerindra di Kompleks Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Sabtu pekan lalu.


    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.