Kasus UU ITE, Sidang Vonis Jurnalis Diananta Digelar Senin Ini

Reporter

Sidang kasus UU ITE dengan terdakwa Diananta Putra Sumedi Pemimpin Redaksi Banjarhits di Pengadilan Negeri Kotabaru, Banjarmasin, Senin, 27 Juli 2020. Dinanta dituntut 6 bulan penjara oleh Jaksa Kejaksaan Negeri Kotabaru, sebab menulis berita tentang sengketa tanah di Kalimantan, berjudul Tanah Dirampas Jhonlin, Dayak Mengadu ke Polda Kalsel. Berita ini diunggah melalui laman banjarhits.id, pada 9 November 2019. (Istimewa)

TEMPO.CO, Jakarta - Sidang vonis terhadap mantan Pemimpin Redaksi Banjarhits, Diananta Putra Sumedi, akan digelar di Pengadilan Negeri Kotabaru, Banjarmasin, Senin, 10 Agustus 2020. "Hari ini kemungkinan sekitar jam 12," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers, Ade Wahyudin saat dihubungi Tempo, Senin, 10 Agustus 2020.

Diananta sebelumnya didakwa melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Ia terseret kasus setelah menulis berita tentang sengketa tanah di Kalimantan, berjudul Tanah Dirampas Jhonlin, Dayak Mengadu ke Polda Kalsel. Berita ini diunggah melalui laman banjarhits.id, pada 9 November 2019.

Berita itu kemudian dipermasalahkan oleh salah satu narasumber Diananta, yaitu Sukirman dari Majelis Umat Kepercayaan Kaharingan Indonesia. Sukirman menilai berita itu menimbulkan kebencian karena dianggap bermuatan sentimen kesukuan. Protes Sukirman telah dimediasi di Dewan Pers.

Dewan Pers mewajibkan Banjarhits memuat hak jawab dan meminta maaf. Berita juga sudah dicabut. Namun penyidik Polda Kalimantan Selatan tetap meneruskan penyidikan kasus ini hingga kini prosesnya telah mencapai persidangan.

Jaksa menganggap Diananta melanggar Pasal 28 UU ITE. Pasal itu berbunyi: Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Jaksa menuntut Diananta dengan hukuman 6 tahun penjara.

Diananta mengajukan pleidoi dalam sidang 27 Juli lalu. "Kami memohon kepada Majelis Hakim Yang Mulia agar perkara ini tidak dapat diterima dan saudara Diananta dibebaskan dari segala dakwaan," kata pengacara Diananta, Rahmat S. Basrinda.

Rahmat mengatakan jaksa tidak dapat membuktikan dakwaannya bahwa Diananta tidak berhak menyebarkan berita. Dalam persidangan, kata dia, Diananta terbukti merupakan wartawan. Berita yang dipersoalkan dalam sidang ialah produk jurnalistik. "Sehingga terdakwa menyebarkan berita secara hak," katanya.

DEWI NURITA | ROSSENO AJI






Dua Wartawan Finlandia Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Intelijen Pertahanan yang Langka

1 hari lalu

Dua Wartawan Finlandia Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Intelijen Pertahanan yang Langka

Finlandia turun ke urutan kelima dari peringkat kebebasan pers global, sebagian karena kasus wartawan ini.


Vonis Ferdy Sambo Tinggal Selangkah Lagi, Berikut Ini Tahapan di Persidangan

4 hari lalu

Vonis Ferdy Sambo Tinggal Selangkah Lagi, Berikut Ini Tahapan di Persidangan

Hakim pada sidang terdakwa Ferdy Sambo mengagendakan replik pada pekan ini. Itu artinya, vonis Ferdy Sambo tinggal selangkah langkah. Ini urutannya.


Polisi: Pemeras Korban Kasus Pemerkosaan di Brebes LSM dan Wartawan

8 hari lalu

Polisi: Pemeras Korban Kasus Pemerkosaan di Brebes LSM dan Wartawan

Para pelaku pemerasan dengan modus mendamaikan kasus pemerkosaan terhadap korban di bawah umur di Brebes diketahui sebagai anggota LSM dan wartawan.


Top 3 Metro: Jalan Berbayar di Jakarta Lebih Baik dari Three in One, Wartawan Dilarang Masuk DPRD & Kronologi Kecelakaan di Tol

10 hari lalu

Top 3 Metro: Jalan Berbayar di Jakarta Lebih Baik dari Three in One, Wartawan Dilarang Masuk DPRD & Kronologi Kecelakaan di Tol

Top 3 Metro: Jalan Berbayar di Jakarta Lebih Baik Ketimbang Three in One, Wartawan Dilarang Masuk DPRD DKI & Kecelakaan di Tol Dalam Kota Jakarta


Polisi Tangkap Dua Wartawan Bodrek di Bogor, Peras Kepala Desa Rp15 Juta

15 hari lalu

Polisi Tangkap Dua Wartawan Bodrek di Bogor, Peras Kepala Desa Rp15 Juta

Dua orang mengaku wartawan memeras seorang kepala desa dan mengancam akan memberitakan hal buruk tentangnya


Pemimpin Redaksi Sputnik Kirim Surat dari Penjara

17 hari lalu

Pemimpin Redaksi Sputnik Kirim Surat dari Penjara

Pemimpin Redaksi Sputnik, Marat Kasem, dalam suratnya mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang telah memberikannya dukungan


Angela Korban Mutilasi Pernah Jadi Wartawan, Laporan Jurnalistiknya Soal Flu Burung Juara 1

19 hari lalu

Angela Korban Mutilasi Pernah Jadi Wartawan, Laporan Jurnalistiknya Soal Flu Burung Juara 1

Angela Hindriati, korban mutilasi di Bekasi pernah menjadi wartawan. Laporan jurnalistiknya dapat penghargaan dari Menkes Siti Fadilah Supari.


Latvia Menahan Pemimpin Redaksi Sputnik

22 hari lalu

Latvia Menahan Pemimpin Redaksi Sputnik

Marat Kasem Pemimpin Redaksi Sputnik ditahan atas tuduhan melanggar undang-undang mata-mata. Ini bukan yang pertama kali Kasem ditahan.


Ini Alasan Nikita Mirzani Bebas, Begini Bunyi Pasal yang Dituduhkan Kepadanya

26 hari lalu

Ini Alasan Nikita Mirzani Bebas, Begini Bunyi Pasal yang Dituduhkan Kepadanya

Nikita Mirzani dinyatakan bebas oleh PN Serang. Berikut bunyi pasal yang JPU dakwakan kepadanya dalam UU ITE dan KUHP.


100 Hari Demo Iran, MA Batalkan Hukuman Mati Rapper Kurdi

34 hari lalu

100 Hari Demo Iran, MA Batalkan Hukuman Mati Rapper Kurdi

Mahkamah Agung Iran telah menerima banding oleh penyanyi rap Saman Seydi Yasin atas hukuman matinya pada Sabtu.