Dokter Tirta Bilang Bakal Ada Gesekan Baru soal Inpres Protokol Kesehatan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter Tirta memberikan keterangan saat memperkenalkan kolaborasinya bersama Holywings, di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2020. Dalam kolaborasi Holywings X dokter Tirta, mereka memproduksi merchandise seperti masker, sandal, kaos, hingga jaket. TEMPO/Nurdiansah

    Dokter Tirta memberikan keterangan saat memperkenalkan kolaborasinya bersama Holywings, di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2020. Dalam kolaborasi Holywings X dokter Tirta, mereka memproduksi merchandise seperti masker, sandal, kaos, hingga jaket. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter yang juga pengusaha dan influencer, Tirta Mandira Hudhi atau akrab disapa Dokter Tirta, menilai instruksi Presiden Joko Widodo terkait pengetatan protokol kesehatan akan menimbulkan persoalan baru.

    “Kalau inpres ini dilakukan saya yakin malah akan menimbulkan gesekan baru antara masyarakat dan penegak hukum. Itu yang saya takutkan,” kata Tirta dalam diskusi webinar, Ahad, 9 Agustus 2020.

    Tirta mengatakan, berdasarkan pengalamannya di lapangan, ada banyak orang yang melanggar protokol kesehatan. Jumlahnya, kata dia, bisa mencapai ribuan orang. “Masa mau nindak yang ribuan. Kan tidak efektif. Kasihan TNI-nya,” katanya.

    Alih-alih menindak pelanggar protokol, Tirta menyarankan agar poin dalam inpres tersebut ditambahkan, yaitu menindak orang-orang yang menyebarkan informasi Covid-19 yang salah.

    Jokowi sebelumnya menerbitkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

    Jokowi meminta kepala daerah membuat aturan turunan dari inpres tersebut, dan memuat sanksi bagi pelanggar. Dalam pelaksanaan peraturannya, Presiden Jokowi meminta TNI-Polri mengerahkan kekuatan untuk mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.