Wakil Ketua MPR RI Ajak Masyarakat Taat Protokol Kesehatan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua MPR RI Sjarifuddin Hasan saat menjadi pembicara dalam acara Temu Tokoh Nasional, di aula Ponpes Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah, Desa Rancagoong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Sabtu, 8 Agustus 2020.

    Wakil Ketua MPR RI Sjarifuddin Hasan saat menjadi pembicara dalam acara Temu Tokoh Nasional, di aula Ponpes Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah, Desa Rancagoong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Sabtu, 8 Agustus 2020.

    INFO NASIONAL-Wakil Ketua MPR RI Sjarifuddin Hasan, mengajak masyarakat Indonesia untuk taat mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah dalam melakukan berbagai kegiatan, terutama yang melibatkan banyak orang.

    Anjuran pemerintah tersebut dibuat, dalam rangka meminimalisasi dan mengantisipasi berkembangnya virus corona atau Covid-19.

    "Saya rasa upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam koridor menghentikan penyebaran virus, mesti diapresiasi dan didukung," katanya, saat menjadi pembicara dalam acara Temu Tokoh Nasional, di aula Ponpes Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah, Desa Rancagoong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu, 8 Agustus 2020.

    Pimpinan MPR dari partai Demokrat yang akrab disapa Syarief Hasan ini, menegaskan bahwa untuk menghadapi pandemi harus dimulai dari menghilangkan penyebabnya yakni virus itu sendiri. Sebab, ketika virus sudah hilang maka semua dampak yang diakibatkan pun berangsur-angsur akan hilang juga. Masyarakat akan kembali menjalani kehidupan normalnya seperti sebelum ada Covid-19.

    "Saya menganalogikan begini, ketika kita ingin menghilangkan asap, maka apinya sebagai sumber asap yang harus dipadamkan lebih dulu. Ketika itu terjadi, lambat laun asap akan segera lenyap. Dan saat ini hanya patuh pada protokol kesehatanlah yang diharapkan bisa menghilangkan pandemi, sebelum vaksin atau obat ditemukan," ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Syarief Hasan mengungkapkan bahwa banyak contoh elemen masyarakat yang dengan kesadaran penuh mematuhi secara disiplin protokol kesehatan. Salah satunya adalah Ponpes Nurul Hidayah Cianjur. "Saya melihat, disiplin dalam menjaga kesehatan yang dilakukan ponpes adalah implementasi ajaran Islam yakni menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan," katanya, menambahkan.

    Syarief Hasan berharap, ponpes terus melakukan hal tersebut dan menjadi contoh baik buat semua. "Menjalankan protokol kesehatan dengan baik di masa pandemi juga sebagai syiar Islam. Mari kita semua umat Islam menjadi yang terdepan. Tunjukkan komitmen kita dalam upaya melawan Covid-19 ini," katanya.

    Lebih luas lagi, lanjut Syarief Hasan, Islam juga mengajarkan hubungan saling membantu dan bergotong royong antar sesama manusia. Untuk itu, sinergitas antarseluruh anak bangsa dalam menghadapi musuh yang sama sangat diperlukan, dibina dan dikuatkan. "Akhirnya di samping berbagai usaha yang ditempuh, kita semua berdoa dan berharap agar pandemi ini segera cepat berakhir," ucapnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa saja Tanda-tanda Perekonomian Indonesia di Ambang Resesi

    Perekonomian Indonesia semakin dekat dengan kondisi resesi teknikal. Kapan suatu negara dianggap masuk ke dalam kondisi resesi?