Ajak Kader Gerindra Hadapi Covid-19, Jokowi: Kita Bangsa Pejuang

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat meninjau lahan yang akan dijadikan

    Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat meninjau lahan yang akan dijadikan "Food Estate" atau lumbung pangan baru di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis 9 Juli 2020. Pemerintah menyiapkan lumbung pangan nasional untuk mengantisipasi krisis pangan dunia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Bogor - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri kongres luar biasa (KLB) Partai Gerindra secara virtual. Dalam sambutannya ia mengajak seluruh kader Gerindra untuk percaya dangan cara dan kemampuan bangsa sendiri agar bisa terlepas dari krisis akibat pandemi Covid-19. Menurut Jokowi, Indonesia dikenal sebagai bangsa pejuang.

    "Kita harus mampu mengatasi persoalan sendiri dengan cara dan kemampuan sendiri untuk mencapai kepentingan nasional dan mewujudkan tujuan besar negara Indonesia. Semangat ini yang harus terus digelorakan saat menghadapi situasi yang sulit," katanya, Sabtu, 8 Agustus 2020.

    Jokowi menjelaskan pandemi Covid-19 membuat pertumbuhan ekonomi di banyak negara mengalami kontraksi yang mendalam. Bahkan IMF memprediksi perekonomian dunia akan mengalami krisis keuangan terburuk sejak depresi pada 1930.

    Jokowi juga mengajak masyarakat untuk bersyukur. Alasannya di tengah situasi yang berat seperti ini muncul semangat gotong royong, saling membantu, saling berbagi beban antarelemen masyarakat. "Muncul inovasi dari anak bangsa untuk menciptakan berbagai produk di bidang kesehatan yang sebelumnya banyak kami impor," tuturnya.

    Menurut Jokowi, krisis kali ini memberi banyak pelajaran berharga. Sebabnya tugas bangsa Indonesia bukan sekadar bisa keluar dari krisis melainkan juga melakukan berbagai transformasi. "Tinggalkan cara lama, bangkitkan kekuatan kita sendiri, serta melakukan lompatan-lompatan kemajuan," ucap dia.

    Ia mencontohkan untuk menjaga ketahanan di bidang pangan pemerintah menggagas program untuk memperkuat cadangan pangan nasional. Jokowi menugaskan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan untuk memimpin program ini.

    "Sehingga kita mampu memproduksi sendiri apa yang menjadi kebutuhan pangan kita, memperkuat ketahanan nasional husunya di bidang pangan," tuturnya.

    Mantan gubernur DKI Jakarta itu hakulyakin Indonesia memiliki modal dasar yang kuat untuk berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri. Populasi yang mencapai 267 juta orang dan banyaknya penduduk dengan usia produktif menjadi kekuatan terbesar Indonesia. "Kita harus sadari bahwa kemampuan kita bertahan dan keluar dari krisis sangat bergantung pada perjuangan kita sendiri," kata Jokowi.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.