Mengenang Reni Marlinawati, Waketum PPP yang Peduli Pendidikan dan Perempuan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Umum PPP Reni Marlinawati. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    Wakil Ketua Umum PPP Reni Marlinawati. ANTARA FOTO/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Arwani Thomafi, mengenang mendiang Reni Marlinawati. Menurut dia, Reni merupakan sosok politikus ikonik di partai berlambang Ka'bah tersebut.

    "Saya kenal dengan almarhumah sejak tahun 2007, saat saya pertama kali masuk dalam jajaran DPP PPP. Bu Reni termasuk politisi perempuan ikonik yang dimiliki PPP," katanya, Jumat, 7 Agustus 2020.

    Arwani menilai jika pada zaman Orde Baru PPP punya politikus perempuan yang menonjol seperti Aisyah Amini, maka pada era reformasi PPP memiliki Reni Marlinawati. Ia menilai Reni sangat berkomitmen terhadap isu perempuan dan pendidikan sehingga menjadikan dua isu tersebut tidak bisa dilepaskan dari figur Reni yang juga Waketum DPP PPP itu semasa hidupnya.

    "Bicara pendidikan, ya, Bu Reni. Bicara politik perempuan, ya, Bu Reni," kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu.

    Komitmen kuat dalam pembelaan terhadap kelompok rentan, terutama dalam isu pendidikan sangat dipegang Reni. Hal itu dibuktikan dengan senantiasa turun ke bawah saat masih di DPR maupun selepas tidak menjadi anggota DPR. "Siang rencananya kami rapat rutin tiap Jumat di DPP. Almarhumah sudah sampai di DPP, tapi takdir menentukan lain," katanya.

    Arwani mengatakan Reni tiba-tiba pingsan sebelum sempat turun dari mobil sehingga segera dibawa ke RSCM. "Kami sangat kehilangan almarhumah. Jejak baik almarhumah semoga menjadi amal jariyah yang tak putus-putus. Amin," ungkap Arwani.

    Sebelumnya diberitakan Waketum DPP PPP Reni Marlinawati meninggal di Jakarta pada Jumat, 7 Agustus 2020. Ia diduga terkena serangan jantung.

    Reni Marlinawati merupakan politikus perempuan PPP kelahiran Sukabumi, Jawa Barat, 10 Maret 1973. Ia pernah menjadi anggota Komisi X DPR RI dan dikabarkan akan mencalonkan diri pada Pilkada 2020 di Sukabumi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.