Selasa, 22 September 2020

Kasus Djoko Tjandra, Bareskrim Polri Tahan Anita Kolopaking

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara Joko Tjandra, Anita Kolopaking bersiap meninggalkan gedung Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejagung usai menjalani pemeriksaan pada Senin, 27 Juli 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pengacara Joko Tjandra, Anita Kolopaking bersiap meninggalkan gedung Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejagung usai menjalani pemeriksaan pada Senin, 27 Juli 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Bareskrim Polri resmi menahan Anita Kolopaking dalam kasus surat jalan Djoko Tjandra. "Selama 20 hari ke depan yang bersangkutan ditahan di Rutan Bareskrim," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Awi Setiyono lewat keterangan tertulis, Sabtu, 8 Agustus 2020.

    Penahanan Anita dilakukan seusai pemeriksaan oleh polisi pada 7 Agustus 2020. Anita diperiksa hingga Sabtu pagi, 8 Agustus 2020. Dalam pemeriksaan itu Anita dicecar 55 pertanyaan.

    Anita Kolopaking merupakan salah satu kuasa hukum Djoko Tjandra atau Joko Tjandra dalam pengajuan Peninjauan Kembali perkara pengalihan hak tagih Bank Bali. Polisi menetapkan Anita menjadi tersangka karena dianggap melanggar Pasal 263 Ayat (2) dan Pasal 223 KUHP. Ia diduga terlibat dalam pembuatan surat jalan palsu untuk Djoko yang diterbitkan oleh Brigadir Jenderal Polisi Prasetijo Utomo.

    Anita Kolopaking sebelumnya mangkir dari panggilan pemeriksaan pertama pada 4 Agustus 2020. Bareskrim kemudian memanggil ulang Anita untuk diperiksa pada Jumat, 7 Agustus 2020.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.