Update Covid-19 6 Agustus: Kasus Positif Tambah 1.882

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa suhu tubuh warga sebelum menyantap hidangan makan gratis di kawasan Cipinang, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020. Aksi solidaritas makan gratis dari sumbangan donatur itu diperuntukan bagi masyarakat umum selama masa pandemi Covid-19, makan gratis tersebut berlangsung setiap Senin hingga Jumat pada pukul 12.00 WIB hingga 14.00 WIB, dengan menyediakan 70 hingga 100 porsi makanan setiap harinya dan tetap menerapkan protokol kesehatan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas memeriksa suhu tubuh warga sebelum menyantap hidangan makan gratis di kawasan Cipinang, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020. Aksi solidaritas makan gratis dari sumbangan donatur itu diperuntukan bagi masyarakat umum selama masa pandemi Covid-19, makan gratis tersebut berlangsung setiap Senin hingga Jumat pada pukul 12.00 WIB hingga 14.00 WIB, dengan menyediakan 70 hingga 100 porsi makanan setiap harinya dan tetap menerapkan protokol kesehatan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.882 orang pada Kamis, 6 Agustus 2020. Dengan penambahan itu, angka kumulatif pasien positif di Indonesia mencapai 118.753 orang.

    Dikutip dari data pemerintah, jumlah pasien sembuh juga bertambah menjadi 1.756 orang. Sehingga, total kasus sembuh menjadi 75.645.

    Adapun kasus meninggal hari ini bertambah 69 orang, sehingga totalnya menjadi 5.521 kasus. Pemerintah masih mengawasi kasus suspek sebanyak 91.219 orang.

    Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas Covid-19, Doni Monardo, mengatakan hingga saat ini pemerintah belum mengetahui kapan puncak kasus Covid-19 akan terjadi di Indonesia. Sebab, ujar dia, perkembangan virus corona di negara ini masih fluktuatif.

    Di beberapa daerah kasus Covid-19 mengalami kenaikan, sementara di sebagian daerah justru turun. "Oleh karena itu, kita semua harus menyadari bahwa Covid-19 ini ancaman nyata, virus yang sangat membahayakan. Ibarat malaikat pencabut nyawa," ujar Doni Monardo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.