Akhyar Nasution Positif Covid-19, Orang Dekatnya Jalani Tes Swab

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution (kanan) bergegas usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumut, Medan, Sumatera Utara, Jumat 12 Juni 2020. Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut memeriksa Akhyar Nasution sebagai saksi dalam kasus dugaan penyalahgunaan anggaran dalam penyelenggaraan kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tahun 2020 dengan dana sebesar Rp4,7 Milliar. ANTARA FOTO/Septianda Perdana

    Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution (kanan) bergegas usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumut, Medan, Sumatera Utara, Jumat 12 Juni 2020. Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut memeriksa Akhyar Nasution sebagai saksi dalam kasus dugaan penyalahgunaan anggaran dalam penyelenggaraan kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) tahun 2020 dengan dana sebesar Rp4,7 Milliar. ANTARA FOTO/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Medan melakukan penelusuran kontak atau tracing sekaligus pemeriksaan swab terhadap orang-orang yang memiliki kontak erat dengan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution. Tes swab ini dilakukan setelah Akhyar Nasution dinyatakan positif Covid-19.

    "Pegawai yang dekat-dekat dengan pak Plt Wali Kota Medan baik itu ajudan, pengawal, protokol, yang mendampingi dan staf administrasi itu kita lakukan swab," kata Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Al Rahman di kantor Wali Kota Medan, Kamis 6 Agustus 2020.

    Wiriya mengatakan, para pegawai yang memiliki kontak erat dan telah menjalani tes swab COVID-19, juga diperintahkan untuk melakukan isolasi mandiri.

    "Walaupun hasil swab belum keluar, kami sudah perintahkan staf -staf ini untuk diisolasi mandiri di rumah sampai hasilnya keluar. Kita harapkan hasilnya negatif," ujarnya.

    Ia menyebutkan, apabila nantinya ditemukan pegawai dengan hasil swab positif COVID-19, maka akan langsung dikirim ke rumah sakit rujukan COVID-19.

    "Semakin cepat kita ketahui (hasil swab) semakin bisa kita mengambil antisipasi. Apakah itu isolasi mandiri, atau kalau ada yang positif, kita rawat di rumah sakit," ujarnya.

    Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 menyatakan Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 berdasarkan hasil tes usap. Akhyar saat ini sedang dirawat di RS Royal Prima Medan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.