Kepada AHY, Keponakan JK Janji Menangi Pemilihan Wali Kota Makassar

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (nomor urut duai) dan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (nomor urut satu) di Makassar, Sulawesi Selatan, 13 Februari 2018. ANTARA/Abriawan Abhe

    Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (nomor urut duai) dan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (nomor urut satu) di Makassar, Sulawesi Selatan, 13 Februari 2018. ANTARA/Abriawan Abhe

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat mengusung keponakan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Munafri Arifuddin di Pilkada Kota Makassar 2020. Munafri akan berpasangan dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Abdul Rahman Bando.

    "Di hadapan Ketum (ketua umum), Munafri berjanji akan memenangkan kontestasi Pilkada Kota Makassar," kata Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu DPP Demokrat Kamhar Lakumani dalam keterangan tertulis, Rabu malam, 5 Agustus 2020.

    Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan sendiri Surat Keputusan rekomendasi untuk Munafri dan Abdul Rahman.

    Kamhar menjelaskan, Munafri adalah manajer Persatuan Sepakbola Makassar yang sebelumnya maju di Pilkada Makassar 2018. Berpasangan dengan Andi Rachmatika Dewi dan diusung koalisi besar, Munafri ketika itu malah kalah oleh kotak kosong.

    Kamhar mengatakan Munafri sebenarnya merupakan kader dan pernah menjadi pengurus Demokrat Sulawesi Selatan. Namun pada 2018, kata dia, Munafri membangun koalisi besar tanpa Demokrat. Demokrat pun mendukung kotak kosong yang menjadi lawan Munafri.

    Kamhar berujar, partainya memiliki tradisi menang di Pilkada Makassar. Ia mengklaim hal itu juga yang membuat Munafri ingin maju bersama partai mercy pada Pilkada 2020.

    "Saat hadir di Bappilu beberapa waktu lalu Munafri menegaskan, saya tidak mau kalah lagi, saya mau menang bersama Demokrat, apalagi saya memang Demokrat, tak pernah menjadi anggota partai lain," ujar Kamhar bercerita.

    Kamhar mengatakan Munafri dan Abdul Rahman Bando diusung koalisi Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan di Pilkada Makassar 2020. Gabungan kedua partai ini memiliki 11 kursi, sudah memenuhi syarat minimal 10 kursi untuk bisa mengusung pasangan calon. "Meskipun koalisi ramping Partai Demokrat memiliki optimisme akan memenangkan Pilkada Kota Makassar," kata Kamhar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.