Unair Pecat Mahasiswa Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Universitas Airlangga. unair.ac.id

    Universitas Airlangga. unair.ac.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Pimpinan Universitas Airlangga memberhentikan mahasiswanya yang berinisial G atas dugaan terlibat kasus fetish kain jarik. Sanksi drop out (DO) diberikan setelah pimpinan kampus dan Komite Etik bertemu dengan pihak keluarga G secara virtual.

    “Kasus G ini kami nilai sudah sangat merugikan nama baik dan citra Unair sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang mengusung nilai inti Excellence with Morality,” kata Rektor Universitas Airlangga Nasih dikutip dari situs resmi kampus itu, Rabu, 5 Agustus 2020.

    Nasih menuturkan pihak keluarga menerima keputusan pemberhentian kepada mahasiswa yang sedang menempuh di semester 10 itu. Pihak keluarga, kata dia, menyesali tindakan yang bersangkutan.
      
    Menurut Nasih, keputusan pemberhentian ini diambil setelah mempertimbangkan sejumlah hal. Pertama, memperhatikan pengaduan korban yang mengaku dan merasa dilecehkan dan direndahkan martabat kemanusiannya oleh G. “Kami juga mempertimbangkan putusan setelah mendengarkan klarifikasi dari keluarga G,” ucap dia.

    Nasih berujar perilaku menyimpang mahasiswa angkatan 2015 itu telah merugikan banyak pihak, sehingga pantas mendapat balasan yang setimpal, yakni pemberhentian.

    “Perihal proses selanjutnya, baik proses hukum dan lain-lain tentu kami pihak universitas dengan sepenuhnya menyerahkan hal tersebut kepada aparat yang berwenang,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.