Selasa, 22 September 2020

Pasukan Kontingen Garuda Ikut Bantu Evakuasi Korban Ledakan di Beirut

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah pandangan menunjukkan akibat di lokasi ledakan bahan peledak di area pelabuhan Beirut, Lebanon, 5 Agustus 20200. Perdana Menteri Hassan Diab menyatakan, sebanyak 2.750 amonium nitrat yang merupakan pupuk pertanian disinyalir menjaid penyebab insiden. REUTERS/Issam Abdallah

    Sebuah pandangan menunjukkan akibat di lokasi ledakan bahan peledak di area pelabuhan Beirut, Lebanon, 5 Agustus 20200. Perdana Menteri Hassan Diab menyatakan, sebanyak 2.750 amonium nitrat yang merupakan pupuk pertanian disinyalir menjaid penyebab insiden. REUTERS/Issam Abdallah

    TEMPO.CO, Jakarta - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda XXIII-N/United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL) ikut membantu mengevakuasi korban yang terdampak ledakan di Beirut, Lebanon, yang terjadi pada Selasa 4 Agustus.

    "Anggota kita Satgas Hospital Level 2 telah berangkat dari Naquora untuk membantu penanganan akibat ledakan tersebut," kata Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Victor Hasudungan Simatupang di Jakarta, Rabu 5 Agustus 2020.

    Menurut dia, Kontingen Garuda atau Satgas Konga juga menurunkan personel ke Kota Beirut untuk membantu evakuasi korban. "Sekarang meluncur ke Beirut untuk membantu evakuasi korban ledakan atas perintah UNIFIL," ujarnya.

    Jumlah personel yang diterjunkan dari Unifil Hospital, antara lain, satu unit ambulans dari Hospital LV.1 yang dipimpin oleh Kapten Ckm dr Doni Saputera SpRad, satu anggota Serka Syehta dan satu orang supir ambulans India CSGT Musthaq Bhat.

    Sebelumnya dilaporkan, sebuah ledakan besar di dekat pusat Beirut menewaskan sedikitnya 10 orang dan menciptakan goncangan ke penjuru ibu kota Lebanon itu, menghancurkan kaca di rumah-rumah penduduk dan menyebabkan balkon apartemen runtuh, kata saksi mata dan sumber-sumber keamanan.

    Ledakan itu terjadi di daerah pelabuhan kota itu, di mana terdapat gudang-gudang yang menampung bahan peledak, kantor berita resmi Lebanon NNA dan dua sumber keamanan mengatakan. Sumber keamanan ketiga mengatakan terdapat bahan kimia yang disimpan di daerah itu.

    Setidaknya 10 jenazah korban ledakan di Lebanon dibawa ke rumah sakit, sumber keamanan dan sumber medis mengatakan kepada Reuters.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memiliki Tas Mewah

    Memilik tas mewah merupakan impian sebagian orang. Namun ada hal yang harus anda perhatikan ketika memiliki dan merawat tas mahal tersebut.