KASAD Andika Perkasa: 86,8 Persen Pasien Covid-19 Secapa AD Sembuh

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa (ketiga kiri) didampingi istri Diah Erwiany (kedua kiri) tiba untuk mengikuti pelepasan jenazah Djoko Santoso di rumah duka kawasan Bambu Apus Raya, Jakarta Timur, Ahad, 10 Mei 2020. Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso meninggal dunia usai dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. ANTARA/M Risyal Hidayat

    KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa (ketiga kiri) didampingi istri Diah Erwiany (kedua kiri) tiba untuk mengikuti pelepasan jenazah Djoko Santoso di rumah duka kawasan Bambu Apus Raya, Jakarta Timur, Ahad, 10 Mei 2020. Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso meninggal dunia usai dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa menyebutkan sebanyak 86,8 persen pasien COVID-19 Sekolah Calon Perwira atau Secapa AD sudah dinyatakan negatif Corona.

    "Hasil lab PCR (polymerase chain reaction) dari swab lanjutan pasien di Secapa AD sejak Selasa, 4 Agustus hingga Rabu (5/7) ini ada 16 pasien lagi yang dinyatakan negatif," kata Andika dalam keterangan tertulis, Rabu 5 Agustus 2020.

    Dengan terus bertambahnya pasien di Secapa AD yang negatif COVID-19, kata dia, total pasien positif di institusi pendidikan kemiliteran tersebut telah berkurang 1.136 orang dari semula 1.308 orang positif COVID-19. Andika menyebutkan jumlah pasien positif COVID-19 di Secapa AD saat ini tinggal sebanyak 172 orang atau 13,2 persen.

    Dengan semakin bertambahnya pasien COVID-19 yang sembuh membuktikan bahwa penanganan pasien COVID-19 di kluster Secapa AD semakin memperlihatkan kabar menggembirakan.

    Sementara itu, gelombang ke-2 donor plasma darah untuk terapi "plasma convalesence" yang terdiri dari delapan perwira lulusan Secapa AD akan dilakukan Rabu ini di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

    Dalam mendukung penanganan COVID-19, Kasad Andika Perkasa juga sudah menjalin kerja sama terkait penelitian yang dilakukan oleh RS Unair terkait obat COVID-19.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.