Presiden Jokowi Terus Dorong Kewajiban Menggunakan Masker

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kaca pembatas terpasang di meja oval tempat Presiden Jokowi melakukan tatap muka dengan para tamunya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020.  Sekretariat Presiden akan terus melakukan pengetatan protokol kesehatan di lingkungan Istana Kepresidenan. Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Kaca pembatas terpasang di meja oval tempat Presiden Jokowi melakukan tatap muka dengan para tamunya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020. Sekretariat Presiden akan terus melakukan pengetatan protokol kesehatan di lingkungan Istana Kepresidenan. Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo terus mendorong anjuran menggunakan masker untuk melindungi diri dari potensi wabah Covid-19. Jokowi menegaskan bahwa penggunaan masker adalah wajib bagi masyarakat.

    "Masih tingginya angka warga yang terkena Covid-19, menjadi perhatian serius Presiden. Adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi bisa dimulai dari penggunaan masker secara masif," ujar Juru Bicara Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia dalam keterangan tertulis, Selasa, 4 Agustus 2020.

    Pernyataan Jokowi ini menjadi kampanye nasional sebagai bentuk penguatan atas imbauan pemerintah selama ini agar seluruh masyarakat taat pada protokol kesehatan. Angki mengatakan Jokowi juga mendorong seluruh stakeholder dan Kepala Daerah untuk menggiatkan kampanye penggunaan masker.

    Ia ingin agar hal ini menjadi sebuah kebiasaan yang dilakukan secara sadar. Apalagi hingga saat ini angka penambahan kasus Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan adanya penurunan signifikan.

    "Mari kita lebih peduli terhadap kesehatan diri kita sendiri, keluarga, dan lingkungan dengan membiasakan memakai masker saat beraktivitas di area publik dan ketika berinteraksi dengan orang lain," kata Angkie.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.