Pilkada 2020 Kalsel, Gerindra Serahkan Rekomendasi ke Denny Indrayana

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Denny Indrayana mengembalikan formulir sebagai calon gubernur Kalimantan Selatan ke Partai Gerindra, Rabu, 13 November 2019. Foto: istimewa

    Denny Indrayana mengembalikan formulir sebagai calon gubernur Kalimantan Selatan ke Partai Gerindra, Rabu, 13 November 2019. Foto: istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Gerindra secara resmi menyerahkan rekomendasi calon gubernur dan calon wakil gubernur di Pilkada 2020 Kalimantan Selatan kepada Denny Indrayana dan Difriadi. Penyerahan rekomendasi ini dilakukan di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra oleh Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani.

    "Ketua Umum Pak Prabowo Subianto jelang Idul Adha telah mengambil keputusan penting bagi calon gubernur dan calon wakil gubernur Kalimantan Selatan. Pilihan pak Prabowo Subianto jatuh kepada saudara Denny Indrayana dan Difriadi," kata Muzani dalam acara tersebut yang ditayangkan secara langsung di media sosial Denny Indrayana, Senin, 3 Agustus 2020.

    Muzani mengatakan Prabowo mengharapkan kedua orang yang dipilih ini bisa mendorong kebaikan dan kemajuan masyarakat Kalimantan Selatan. Denny Indrayana dan Difriadi, kata dia, diharapkan bisa memberikan pelayanan serta menciptakan pemerintahan yang bersih.

    Selain itu, ia mengharap pencalonan pasangan calon ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat di Kalimantan Selatan. Karena, menurut Muzani, sebelum menunjuk kedua orang ini, Prabowo Subianto telah menyerap aspirasi masyarakat Kalsel dari berbagai kalangan.

    "Pak Prabowo terus mendengar, mengikuti, perkembangan ini. Pak Prabowo konsultasi dengan Ketua Gerindra Kalsel, akhirnya 8 kursi di Kalimantan Selatan kami jatuhkan ke Denny Indrayana dan saudara Difriadi," ujarnya.

    FIKRI ARIGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Tetapkan Aturan Baru Perihal Kampanye Pilkada Serentak 2020

    Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 September pada tahun yang sama. Untuk menghadapi Covid-19, KPU tetapkan aturan terkait kampanye.