Ridwan Kamil Tawarkan Diri Jadi Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anggota staf menunjukkan sampel vaksin Covid-19 nonaktif di Sinovac Biotech Ltd., yang berada di Beijing, China, 11 April 2020. (ANTARA FOTO/Xinhua/Zhang Yuwei/pras)

    Seorang anggota staf menunjukkan sampel vaksin Covid-19 nonaktif di Sinovac Biotech Ltd., yang berada di Beijing, China, 11 April 2020. (ANTARA FOTO/Xinhua/Zhang Yuwei/pras)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, bersama petinggi di Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkominda Jawa Barat bersedia menjadi relawan untuk uji klinis vaksin Covid-19 asal Sinovac biotech.

    “Kami pimpinan sedang merumuskan, jika tidak ada halangan dari unsur kesehatan pribadi, maka Forkominda akan menjadi relawan untuk pengetesan vaksin,” kata dia, dalam konferensi pers, Senin, 3 Agustus 2020.

    Emil, sapaan mantan Wali Kota Bandung ini berharap, dengan petinggi Forkominda bersedia menjadi relawan akan mendorong lebih banyak masyarakat yang bersedia.

    “Kalau pimpinannya melakukannya, Insya Allah rakyatnya juga akan meyakini proses vaksin ini berjalan dengan lancar,” kata dia.

    Emil mengatakan, saat ini baru sekitar 500 relawan yang mendaftarkan diri mengikuti uji klinis tahap 3 vaksin Sinovac yang akan digelar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

    "Kita butuh 1.100 lagi. Oleh karena itu kami menghimbau pada mereka yang usianya cukup, kalau tidak salah, minimal 20 tahun sampai maksimal 59 tahun,” kata Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil mengatakan, uji klinis sendiri akan memakan waktu sekitar 6 bulan.

    “Masih panjang perjalanannya, karena pengetesan vaksin ini akan berlangsung sampai akhir tahun. Jadi kalau lancar, Allah berikan kemudahan, baru Januari 2021 kita bisa melakukan yang namanya pemberian vaksin ke seluruh rakyat Jawa Barat,” kata dia.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa saja Tanda-tanda Perekonomian Indonesia di Ambang Resesi

    Perekonomian Indonesia semakin dekat dengan kondisi resesi teknikal. Kapan suatu negara dianggap masuk ke dalam kondisi resesi?