RS Wisma Atlet Tak Pakai Obat Herbal Hadi Pranoto

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi: Petugas Medis Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. ANTARA/ HO

    Ilustrasi: Petugas Medis Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. ANTARA/ HO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Kesehatan TNI AD Mayor Jenderal Tugas Ratmono mengatakan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet tak pernah menggunakan obat herbal yang diproduksi Hadi Pranoto untuk mengobati pasien Covid-19. “Sudah dicek, sejauh ini tidak ada,” kata Tugas saat dihubungi, Ahad, 2 Agustus 2020.

    Sementara itu, mantan Komandan Satuan Tugas Kesehatan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Brigadir Jenderal Agung Hermawanto, menambahkan tak pernah menggunakan obat herbal buatan Hadi Pranoto. Dia pun mengaku tak mengenal Hadi.

    “Waduh, kenal pun enggak saya,” kata Agung yang menjabat sebagai Komandan RS Wisma Atlet hingga 15 April 2020 saat dihubungi, Ahad, 2 Agustus 2020.

    Sebelumnya, nama Hadi Pranoto banyak diperbincangkan di media sosial setelah diwawancara oleh penyanyi Erdian Anji Prihartanto alias Anji di kanal Youtubenya. Anji menyebut Hadi Pranoto sebagai profesor dan ahli mikrobiologi.

    Dalam video itu, Hadi Pranoto mengklaim telah menemukan obat atau herbal antibodi untuk menyembuhkan Covid-19. Hadi mengklaim sudah menyembuhkan ribuan orang. Menurut dia, hanya butuh waktu dua sampai tiga hari untuk pengobatan. Dia mengatakan sudah mendistribusikan herbal yang ditemukannya ke sejumlah daerah di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan.

    Di Jakarta, Hadi mengaku menyalurkan obat herbal temuannya ke RS Wisma Atlet. Wisma Atlet dipakai sebagai rumah sakit darurat untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. “Iya sebagian Wisma Atlet, kita kemarin menyuplai untuk pengobatan dan penyembuhan pasien yang ada di Wisma Atlet,” kata Hadi saat diwawancara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.