Pasha Ungu Pangkas Habis Rambut Pirangnya Setelah Disentil Mendagri

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasha. Instagram

    Pasha. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsudfin Said alias Pasha Ungu, baru saja menjadi kontroversi setelah mengecat pirang rambutnya. Namun belakangan, Pasha diketahui telah mencukur habis rambut barunya tersebut.

    Merujuk pada akun Instagram pribadi Pasha, @pashaungu_vm rambut pirang itu dicukur pada Jumat, 31 Juli 2020, atau bersamaan dengan Hari Raya Idul Adha 2020. Ia mencukur habis rambut hingga menjadi gundul.

    Rambut pirang Pasha memang menjadi kontroversi. Banyak yang menilai hal tersebut kurang pantas dilakukan bagi seorang kepala daerah. Sebelum menggunduli rambutnya, sentilan memang diberikan oleh Mendagri Tito Karnavian terhadap gaya rambut tersebut.

    Pasha Ungu (kanan) saat berfoto dengan rekannya. Rambut baru Pasha ditanggapi beragam oleh netizen, ada yang memuji namun ada pula yang menyayangkan. Instagram

    Meski begitu, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik berpendapat bahwa gaya rambut merupakan konsekuensi terpilihnya kepala daerah dari kalangan artis. “Tentunya akan berperilaku seperti seorang artis,” kata Akmal kepada Tempo, Kamis, 30 Juli 2020.

    Akmal mengatakan aturan tentang berpakaian dinas diatur untuk ketertiban kedinasan serta atributnya. Namun, dalam aturan tersebut tidak ada ketentuan mengenai warna rambut.

    Penampilan Pasha Ungu sejak menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu sebelumnya juga pernah mencuri perhatian. Pada 2018, Pasha muncul dengan gaya rambut bergaya skin fade atau memangkas habis bagian kiri dan kanan rambut namun menyisakan di tengahnya saja. Kemudian menyisir rambut tengahnya tersebut ke arah belakang dan menguncirnya di bagian belakang.

    EGI ADYATAMA | FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.