Jadi Korban Bungkus Fetish Kain Jarik, Silakan Hubungi Nomor Ini

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kain jarik. Pixabay

    Ilustrasi kain jarik. Pixabay

    TEMPO.CO, Surabaya Universitas Airlangga (Unair) Surabaya membuka nomor pengaduan terkait fetish kain jarik berkedok riset yang diduga dilakukan oleh mahasiswa berinisial G.

    Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair Suko Widodo meminta siapapun yang merasa menjadi korban pelecehan seksual ini segera menghubungi help center. Yakni melalui "helpcenter.airlangga@gmail.com" atau menghubungi via nomor telepon 081615507016.

    "Di help center tersebut nanti para korban akan didampingi psikolog untuk membantu menyelesaikan persoalan itu," kata Suko, Sabtu, 2 Agustus 2020.

    Suko mengatakan hingga saat ini sudah menerima 15 aduan melalui help center. Meski telah menerima pengaduan soal pelecehan seksual ini, Unair masih kesulitan menggali data dikarenakan rata-rata korban enggan membuka identitas mereka.

    "Tetapi agak sumir karena 15 orang yang melapor melalui daring tidak menyebutkan siapa namanya. Mereka hanya menyebut bahwa pernah dihubungi dengan cara seperti ini. Kalimatnya mengajak dengan alasan riset, tapi korban menolak," ucapnya.

    Saat ini Unair telah menjatuhkan sanksi berupa skorsing sementara kepada mahasiswa G karena masih dilakukan pengumpulan bukti lebih lanjut.

    "Sanksi telah diberikan yakni skorsing sementara. Tapi tidak menutup kemungkinan akan diberikan sanksi lebih tegas karena kami masih mengumpulkan bukti-bukti," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jaksa Pinangki Ditahan, Diduga Terima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra

    Kejaksaan Agung menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi. Ia dikabarkan menerima Rp 7,4 Miliar dari Djoko Tjandra.