Ajak ASN Bersyukur di Idul Adha, Mendagri: Kerjaan Berkurang Gaji Tetap Dibayar

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyerahkan hewan kurban berupa satu ekor sapi berbobot 1,2 ton, selepas melaksanakan salat Idul Adha di Masjid An-Nuur Kantor Kemendagri. TEMPO/Dewi Piliang

    Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyerahkan hewan kurban berupa satu ekor sapi berbobot 1,2 ton, selepas melaksanakan salat Idul Adha di Masjid An-Nuur Kantor Kemendagri. TEMPO/Dewi Piliang

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengajak para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) lebih banyak bersyukur di momen Idul Adha 1441 H yang berlangsung saat pandemi Covid-19.

    "Kita ini paling beruntung. ASN ini salah satu yang paling beruntung, working from home kerjaannya berkurang, gajinya tetap dibayar oleh pemerintah," ujar Tito di kantornya, Jumat, 31 Juli 2020.

    Untuk itu, Tito meminta para ASN tidak banyak mengeluh jika perjalanan dinas ke luar kota banyak dikurangi karena WFH. "Coba lihat teman-teman TNI dan Polri itu, gaji dibayar pemerintah tapi kerjanya lebih berat karena harus menjaga segala macam termasuk menjaga PSBB,” kata mantan Kapolri ini.

    Begitu pula, lanjut Tito, dengan pekerja di dunia usaha dan sektor swasta yang betul-betul merasakan dampak dari pandemi Covid-19. “Teman-teman yang swasta ini pengusahanya setengah mati dia harus survive, termasuk media harus survive untuk mendapatkan profit. Untuk menutupi cost operasional saja berat sekali,” ujarnya.

    Oleh karena itu, Tito mengajak semua pihak membantu mereka yang terdampak pandemi, baik yang miskin, kurang mampu, hingga mereka yang kena PHK. "Mudah-mudahan saja ini waktunya kita saling mendukung, saling membantu, memberikan sebagian dari apa yang kita dapatkan untuk warga kita yang lain, saudara-saudara kita yang lain,” ujar Tito Karnavian.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.