Beredar Kabar RS di Jabodetabek Penuh Pasien Covid-19, Ini Kata Kemenkes

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter dan tenaga medis memastikan kenyamanan dan keamanan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum memasuki ruang isolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet Jakarta, Jumat 15 Mei 2020. Dokter dan tenaga medis harus dipastikan keamanan APD, mulai dari memakai hingga melepas melalui prosedur yang ketat untuk menghindari tertular virus Covid-19, selain itu petugas medis juga memerlukan usaha yang besar karena harus menahan panas hingga buang air kecil selama kurang lebih 8 jam lamanya. TEMPO/Nurdiansah

    Dokter dan tenaga medis memastikan kenyamanan dan keamanan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum memasuki ruang isolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet Jakarta, Jumat 15 Mei 2020. Dokter dan tenaga medis harus dipastikan keamanan APD, mulai dari memakai hingga melepas melalui prosedur yang ketat untuk menghindari tertular virus Covid-19, selain itu petugas medis juga memerlukan usaha yang besar karena harus menahan panas hingga buang air kecil selama kurang lebih 8 jam lamanya. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan membantah kabar sejumlah rumah sakit di Jabodetabek mulai penuh melayani pasien Covid-19.

    "Masih tercukupi kebutuhan tempat tidur,'' kata pelaksana tugas Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Abdul Kadir, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 29 Juli 2020.

    Abdul mengatakan, memang ada peningkatan jumlah pasien di salah satu rumah sakit. Namun, kebutuhan tempat tidur masih tercukupi.

    "Berdasarkan informasi dari RS Siloam Kelapa Dua bahwa beberapa hari ini memang terdapat peningkatan pasien Covid-19," ujarnya.

    RS Mitra Kelapa Gading, RS Mayapada Lebak Bulus, dan RS Siloam Kelapa Dua sebelumnya dikabarkan mulai penuh pasien Covid-19, bahkan di salah satunya sudah mulai full ICU-nya. 

    Berdasarkan data dari RS Online per 29 Juli 2020 pukul 13.44 WIB, Abdul menyebutkan bahwa rasio kecukupan tempat tidur di RS Mitra Kelapa Gading sebesar 35,71 persen, RS Mayapada 100  persen, dan RS Siloam Kelapa Dua sebesar 46,15 persen.

    Ia memastikan rumah sakit di Indonesia masih mampu menampung pasien. Hingga kini, belum seluruhnya tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 yang terpakai. “Hanya 45,25 persen bed yag terisi,” ujarnya.

    Abdul mengatakan, total tempat tidur di rumah sakit untuk pasien berjumlah 4.307, dengan sebanyak 1.949 yang terpakai per 27 Juli 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.