Hari Ini, Komisi Kejaksaan Panggil Jaksa Pinangki yang Bertemu Joko Tjandra

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik KPK Novel Baswedan (kanan) dan Ketua Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak (kiri) memberikan keterangan pers usai menggelar pertemuan di Gedung Komisi Kejaksan, Jakarta, Kamis 2 Juli 2020. Komisi Kejaksan meminta keterangan Novel Baswedan sebagai tindak lanjut laporan pengaduan masyarakat mengenai kejanggalan tuntutan jaksa penuntut umum dalam persidangan perkara penyiraman air keras yang menimpa penyidik KPK tersebut dengan terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    Penyidik KPK Novel Baswedan (kanan) dan Ketua Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak (kiri) memberikan keterangan pers usai menggelar pertemuan di Gedung Komisi Kejaksan, Jakarta, Kamis 2 Juli 2020. Komisi Kejaksan meminta keterangan Novel Baswedan sebagai tindak lanjut laporan pengaduan masyarakat mengenai kejanggalan tuntutan jaksa penuntut umum dalam persidangan perkara penyiraman air keras yang menimpa penyidik KPK tersebut dengan terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Kejaksaan mengagendakan pemeriksaan terhadap Pinangki Sirna Malasari, jaksa yang bertemu dengan buron Joko Tjandra, pada hari ini, 30 Juli 2020.

    Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari pelaporan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) pada 24 Juli lalu.

    "Kami jadwalkan yang bersangkutan untuk dimintai keterangan dan penjelasan. Yang bersangkutan rencananya diperiksa pada pukul 09.30 WIB, tapi sampai saat ini belum hadir," ujar Ketua Komisi Kejaksaan, Barita Simanjuntak, saat dihubungi pada Kamis, 30 Juli 2020.

    Barita mengatakan, pihaknya masih menunggu kehadiran Pinangki hingga sore nanti. Jika ia tak kunjung datang, maka Komisi Kejaksaan bakal mengirimkan surat panggilan pemeriksaan kedua.

    "Belum ada pemberitahuan hingga saat ini. Kami tunggu yang bersangkutan sampai sore," kata Barita.

    Sebelumnya, MAKI melaporkan Pinangki lantaran diduga pernah bertemu dengan Joko Tjandra.

    "Bertemu buron saja sudah salah, lalu tidak lapor atasan. Makanya saya laporkan dan selanjutnya saya serahkan ke Komisi Kejaksaan untuk menelusuri itu," ujar Koordinator MAKI Boyamin Saiman di Kantor Kejaksaan, Jakarta Selatan, pada Jumat, 24 Juli 2020.

    Dalam pengaduannya, Boyamin menyertakan barang bukti berupa foto oknum jaksa bersama Joko Tjandra. Namun, ia menutup wajah oknum jaksa tersebut. Ia menyakini pertemuan itu dilaksanakan di luar negeri pada 2019.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.