Update Covid-19 28 Juli: Pasien Positif Bertambah 1.748 Kasus

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang KRL Commuterline saat menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 5 Mei 2020. Tes PCR dilakukan di tujuh titik daerah Bekasi, salah satunya di Stasiun Bekasi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Penumpang KRL Commuterline saat menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 5 Mei 2020. Tes PCR dilakukan di tujuh titik daerah Bekasi, salah satunya di Stasiun Bekasi. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.748 orang pada Selasa, 28 Juli 2020. Dengan demikian angka kumulatif pasien positif Covid-19 di Indonesia mencapai angka 102.051.

    Dari jumlah itu, sebanyak 60.539 orang tercatat sembuh dan 4.901 pasien meninggal. Adapun pemerintah masih mengawasi kasus suspek sebanyak 46.648 orang. Terhitung sejak Senin, 27 Juli 2020 angka pasien positif Covid-19 di Indonesia telah menembus angka 100.000.

    Ketua Satuan Tugas Covid-19, Doni Monardo, mengatakan hingga saat ini pemerintah belum mengetahui kapan puncak kasus Covid-19 akan terjadi di Indonesia. Sebab, ujar dia, perkembangan virus corona di negara ini masih fluktuatif. Di beberapa daerah kasus Covid-19 mengalami kenaikan, sementara di sebagian daerah justru turun.

    "Oleh karena itu, kita semua harus menyadari bahwa Covid-19 ini ancaman nyata, virus yang sangat membahayakan. Ibarat malaikat pencabut nyawa," ujar Doni Usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi via telekonferensi, Senin, 27 Juli 2020.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.