Sekkab Pasangkayu: Kampung KB Harus Terapkan Sistem Integrasi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekkab Pasangkayu Firman menghadiri pertemuan pokja kampung KB di Desa Ako, Kecamatan Pasangkayu, Senin 27 Juli. Hadir Kepala Dinas P2KBP3A Arhamuddin, dan Camat Pasangkayu Hasbi.

    Sekkab Pasangkayu Firman menghadiri pertemuan pokja kampung KB di Desa Ako, Kecamatan Pasangkayu, Senin 27 Juli. Hadir Kepala Dinas P2KBP3A Arhamuddin, dan Camat Pasangkayu Hasbi.

    INFO NASIONAL-- Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pasangkayu, Firman, menghadiri sekaligus membuka acara pertemuan kelompok kerja (pokja) kampung KB di Desa Ako, Kecamatan Pasangkayu, Senin 27 Juli 2020. Hadir mendampingi Kepala Dinas P2KBP3A, Arhamuddin, dan Camat Pasangkayu, Hasbi.
     
    Sekkab Firman mengapresiasi pertemuan pokja kampung KB ini. Sebagai ajang saling tukar informasi, meningkatkan pengetahuan serta untuk membangun motivasi bersama dalam menyukseskan program kampung KB.
     
    "Kampung KB adalah program nasional, artinya program ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga tidak sebatas dicanangkan, tapi programnya harus betul-betul dijalankan," ujarnya.
     
    Sambung dia, perlu diketahui bahwa program kampung KB, bukan sebatas program pembatasan kelahiran anak, tapi lebih kepada program pemenuhan kebutuhan serta pembinaan karakter anak.
     
    Olehnya kesuksesan kampung KB harus dilakukan secara keroyokan. Terbangun integrasi dan kolaborasi semua stakeholder. Tidak hanya dijalankan oleh oleh Dinas P2KBP3A tapi semua OPD harus terlibat didalamnya. Seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR dan OPD lainnya.
     
    "Program ini menyentuh semua segi kehidupan masyarakat, mulai dari pemenuhan kebutuhan kesehatan dan gizi anak, pemenuhan pendidikan, sanitasi, infrastruktur, perumahan dan kebutuhan lainnya. Jadi harus semua OPD terlibat di dalamnya. Agar terbentuk karakter dan mental generasi bangsa yang unggul," tutur Firman. (*)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.