Doni Monardo Perkirakan Jumlah Kasus Covid-19 Tembus 100 Ribu Hari Ini

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berjalan di jalur pedestrian usai bekerja di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2020. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan bahwa pemerintah akan memberi kesempatan pada kelompok muda usia di bawah 45 tahun untuk tetap bekerja di tengah pandemi virus Corona. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Warga berjalan di jalur pedestrian usai bekerja di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2020. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan bahwa pemerintah akan memberi kesempatan pada kelompok muda usia di bawah 45 tahun untuk tetap bekerja di tengah pandemi virus Corona. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Satuan Tugas Covid-19, Doni Monardo mengatakan bahwa kasus positif Covid-19 diperkirakan menembus angka 100.000 per hari ini. Update harian dapat diakses publik di portal www.covid19.go.id, setiap pukul 16.00.

    "Hari ini diperkirakan 100 ribu kasus," ujar Doni usai mengikuti rapat terbatas yang dipimpin presiden via telekonferensi, Senin, 27 Juli 2020.

    Data terakhir per Ahad, 26 Juli kemarin, total kasus positif Covid-19 telah mencapai 98.778 orang. Dari jumlah itu, 4.781 orang pasien meninggal dan 56.655 orang pasien sembuh.

    Doni mengatakan hingga saat ini, pemerintah belum mengetahui kapan puncak kasus Covid-19 akan terjadi di Indonesia. Sebab, perkembangan virus tersebut masih fluktuatif. Di beberapa daerah kasus naik, di sebagian daerah justru turun.

    "Oleh karena itu, kita semua harus menyadari bahwa Covid-19 ini ancaman nyata, virus yang sangat membahayakan, ibarat malaikat pencabut nyawa," ujar Doni.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.