Anggota DPR Sebut 10 Staf KPU Kabupaten Blora Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemerintahan DPR RI Arwani Thomafi mengatakan beberapa staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora positif Covid-19. Hal ini ia lontarkan saat berdialog dalam diskusi daring 'Penataan Sengketa Proses Dalam RUU Pemilu' pada Ahad, 26 Juli 2020.

    Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mulanya bercerita jika ia sejatinya harus berkunjung ke daerah pemilihannya di masa reses ini. "Tapi kemarin diinformasikan beberapa staf KPU terkena Covid-19. Ada lebih dari 10 orang sepertinya," katanya.

    Isu Covid-19 menjadi sorotan terlebih jelang penyelenggaraan Pilkada 2020. KPU telah menyatakan akan menerapkan protokol kesehatan dalam perhelatan pilkada.

    Sebelumnya, Komisioner KPU Ilham Saputra mengatakan salah satu antisipasi yang dilakukan KPU adalah menyediakan masker sebanyak 20 persen dari total pemilih di tiap TPS. "Jika ada masyarakat yang tidak bawa masker," katanya dalam diskusi virtual, Sabtu, 25 Juli 2020.

    Selain itu, kata Ilham, KPU akan menerapkan pembatasan jarak terhadap warga yang datang ke TPS untuk memilih. Ia mengatakan petugas akan mengatur waktu kedatangan pemilih agar tidak ada kerumunan di TPS.

    Ilham menuturkan para petugas TPS bakal dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD), seperti masker, face shield, dan sarung tangan. KPU juga akan membuat video sosialisasi protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.