Tito: Semoga Vaksin Covid-19 dari Sinovac Cina Cocok di Indonesia

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (tiga dari kiri) menyapa rekannya sebelum dimulainya rapat terbatas Peningkatan Peringkat Pariwisata Indonesia di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 17 Februari 2020. Ratas Kabinet Indonesia Maju ini dipimpin oleh Presiden Jokowi. TEMPO/Subekti.

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (tiga dari kiri) menyapa rekannya sebelum dimulainya rapat terbatas Peningkatan Peringkat Pariwisata Indonesia di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 17 Februari 2020. Ratas Kabinet Indonesia Maju ini dipimpin oleh Presiden Jokowi. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, berharap vaksin Covid-19, hasil kerja sama dengan Sinovac Biotech, perusahaan biofarmasi asal Cina, cocok dengan jenis virus corona yang menyebar di Indonesia.

    "Kita semua berdoa, mudah-mudahan Sinovac, vaksin dari Tiongkok ini efektif, betul-betul cocok dengan virus di Indonesia," ujar Tito saat mengisi sebuah Webinar yang dipublikasikan oleh Puspen Kemendagri, Rabu, 22 Juli 2020.

    Musababnya, kata Tito, ada pendapat bahwa virus corona di Cina, Amerika dan Eropa berbeda dengan jenis virus yang ada di Indonesia. "Sedikit sequence beda, ada karakter yang berbeda," ujar Tito.

    Saat ini, PT Bio Farma bekerjasama dengan Universitas Padjadjaran dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) tengah mempersiapkan uji klinis tahap tiga vaksin tersebut.
    Uji klinis ditargetkan selesai pada Januari 2020 untuk selanjutnya langsung diproduksi.

    Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan perusahaan plat merah tersebut siap memproduksi massal vaksin itu dengan target produksi sebanyak 100-250 juta dosis per tahun. "Tapi, untuk tahap pertama, kami targetkan 40 juta dosis per tahun," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 21 Juli 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.