Selasa, 22 September 2020

Pilkada 2020, Jaksa Agung Minta Anak Buah Jaga Netralitas

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin (kiri) bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis didampingi Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal (kedua kanan) memberikan keterangan kepada wartawan seusai melakukan pertemuan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 4 November 2019. Pertemuan Kapolri dengan Jaksa Agung itu untuk memperkuat sinergi Polri dan Kejaksaan dalam penegakan hukum di Indonesia. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin (kiri) bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis didampingi Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal (kedua kanan) memberikan keterangan kepada wartawan seusai melakukan pertemuan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 4 November 2019. Pertemuan Kapolri dengan Jaksa Agung itu untuk memperkuat sinergi Polri dan Kejaksaan dalam penegakan hukum di Indonesia. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengingatkan kepada seluruh jajaran di kejaksaan agar bersikap netral dalam mengawal pelaksanaan Pilkada 2020. Hal itu Burhanuddin sampaikan melalui pidatonya dalam upacara Hari Bakti Adhyaksa ke-60 yang disiarkan secara daring.

    "Dalam upaya untuk menjamin kredibiltas Pilkada, saya tegaskan kepada seluruh aparat penegak hukum kejaksaan, khususnya di Sentra Penegakan Hukum Terpadu untuk bersikap netral, independen, dan obyektif dalam rangka menghadirkan upaya penegakan hukum yang tidak memihak," ucap ST Burhanuddin pada Rabu, 22 Juli 2020.

    Guna menjaga netralitas seluruh anak buahnya, jaksa agung meminta agar tidak melakukan atau mengikuti kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan salah satu calon.

    "Tidak terlibat dalam aktifitas kampanye, tidak menggunakan fasilitas terkait jabatan atau dinas, tidak membuat keputusan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pihak," kata ST Burhanuddin.

    Jaksa Agung Burhanuddin pun berharap dengan menjaga netralitas dan sinergitas, kejaksaan bisa kompak menyelesaikan persoalan yang mungkin timbul dalam Pilkada 2020.

    Pilkada 2020 akan digelar pada 9 Desember mendatang. Sebanyak 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota akan ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pilkada serentak.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.