Survei Indikator: Responden Puas TNI, Polri Saat Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inspektur Pengawasan Daerah Polda Jateng Kombes Pol Budi Yuwono (kiri) menyerahkan bantuan sembako kepada warga saat giat bakti sosial yang dilaksanakan TNI-Polri di Kelurahan Karangjati, Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis 9 April 2020. Dalam giat tersebut sebanyak 370 paket sembako dan masker kain dibagikan kepada warga yang secara sosial-ekonomi terdampak wabah virus Corona (COVID-19). ANTARA FOTO/Aji Styawan

    Inspektur Pengawasan Daerah Polda Jateng Kombes Pol Budi Yuwono (kiri) menyerahkan bantuan sembako kepada warga saat giat bakti sosial yang dilaksanakan TNI-Polri di Kelurahan Karangjati, Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis 9 April 2020. Dalam giat tersebut sebanyak 370 paket sembako dan masker kain dibagikan kepada warga yang secara sosial-ekonomi terdampak wabah virus Corona (COVID-19). ANTARA FOTO/Aji Styawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan sebagian besar masyarakat yang menjadi responden merasa puas atas kinerja Polri dalam membantu penanganan pandemi Covid-19.

    Kesimpulan itu berdasarkan survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia yang menunjukkan bahwa polisi sedikit ada kenaikan (tingkat kepuasan publik), namun secara umum tidak berbeda jauh. Penanganan oleh polisi relatif dinilai baik," kata Burhanuddin Muhtadi melalui siaran pers, di Jakarta, Selasa, 21 Juli 2020.

    Ia mengatakan tingkat kepuasan publik kepada polisi dalam membantu pelaksanaan penanganan pandemi Covid-19 tercatat sebesar 82,6 persen.

    Menurut Burhanuddin, mayoritas publik juga percaya kepolisian dan TNI dalam menjaga keamanan selama wabah berlangsung. Mayoritas menilai kinerja TNI dan Polri dalam menjaga keamanan selama masa wabah atau pandemi Covid-19 sudah cukup atau sangat kompak yakni 81 persen.

    "Polisi dalam menangani keamanan dianggap relatif baik. TNI juga relatif baik," ujarnya pula.

    Indikator untuk mengukur tingkat kepercayaan publik terhadap institusi yang mendudukkan TNI menjadi lembaga yang paling dipercaya publik, lalu disusul Presiden dan Polri.

    "Antara polisi dan KPK beda sedikit, polisi di atas KPK. Kinerja presiden secara umum, tidak berbeda dengan survei sebelumnya. Ada sedikit penurunan, tapi tidak signifikan," ujarnya pula.

    Survei dilakukan menggunakan teknik wawancara melalui telepon kepada 1.200 responden pada rentang waktu 13-16 Juli 2020 menggunakan metode simple random sampling dengan margin of error di kisaran 2,9 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memiliki Tas Mewah

    Memilik tas mewah merupakan impian sebagian orang. Namun ada hal yang harus anda perhatikan ketika memiliki dan merawat tas mahal tersebut.